Tas Rajut, Gaya Kekinian Ramah Lingkungan

  • 27 Sep 2025 10:19 WIB
  •  Wamena

KBRN, Wamena : Tas rajut kini semakin populer di kalangan masyarakat, terutama generasi muda yang gemar tampil modis dengan sentuhan karya tangan kreatif. Produk rajutan yang dulunya identik dengan kerajinan rumah tangga kini telah bertransformasi menjadi tren fashion yang bernilai tinggi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi para perajin lokal.

Menurut sejumlah pelaku UMKM, permintaan tas rajut terus meningkat dalam dua tahun terakhir, terutama melalui pemasaran digital dan pameran ekonomi kreatif. Desain yang unik, warna-warna kekinian, serta ketahanan bahan menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli. Bahkan, beberapa produk tas rajut buatan perajin Indonesia telah menembus pasar internasional.

Selain aspek estetika, tas rajut juga dinilai ramah lingkungan karena sebagian besar menggunakan benang katun alami dan bahan daur ulang. Hal ini sejalan dengan tren gaya hidup berkelanjutan yang kini semakin diminati. Tidak sedikit pula komunitas kreatif yang mengadakan workshop atau pelatihan membuat tas rajut guna mendorong lahirnya wirausaha baru.

Kementerian Koperasi dan UKM menyambut positif geliat tas rajut ini dengan memberikan pendampingan serta akses pembiayaan kepada pelaku usaha. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga kualitas agar produk rajut Indonesia mampu bersaing di pasar global.

Dengan kreativitas, ketekunan, dan dukungan teknologi pemasaran, tas rajut bukan hanya sekadar pelengkap gaya, tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi kreatif lokal. Produk ini diyakini akan terus menjadi salah satu ikon fashion yang mengangkat kearifan budaya sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

(Salsabila)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....