Pelatih Vietnam Andalkan Dua Penyerang Andalan Lawan Indonesia

  • 02 Agt 2026 08:32 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID Wamena - Menjelang laga penentu matchday ketiga Grup A Piala ASEAN 2026 antara Timnas Indonesia dan Timnas Vietnam yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong pada Senin, 3 Agustus 2026 pukul 21:30 WITA (20:30 WIB), pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, memberikan perhatian khusus pada efektivitas lini depan timnya. Kim Sang-sik secara terbuka menuntut dua penyerang utamanya, Nguyen DInh Bac dan Nguyen Tai Loc, untuk bangkit dan tampil jauh lebih klinis di depan gawang.

Tuntutan tinggi dari Kim Sang-sik berawal dari kegagalan lini serang Vietnam memanfaatkan berbagai peluang emas saat ditahan imbang 1-1 oleh Singapura pada pertandingan sebelumnya. Baik Nguyen Dinh Bac maupun Nguyen Tai Loc dinilai tampil di bawah performa terbaiknya ketika berhadapan dengan pertahanan berlapis Singapura. Kim Sang-sik mencatat bahwa Tai Loc sempat memberikan dampak positif setelah masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, namun satu tembakannya yang membentur mistar gawang serta kegagalan mengonversi peluang menjadi gol membuat tim harus puas dengan hasil imbang. Mengingat laga melawan Indonesia menjadi duel hidup-mati demi meraih tiket ke babak semifinal, kelancaran dan ketajaman penyelesaian akhir dari dua penyerang tersebut dipandang sebagai kunci utama jika Vietnam ingin mencuri poin penuh di kandang Indonesia.

Di sisi lain, Timnas Indonesia menyongsong pertandingan ini dengan keuntungan fisik dan psikologis. Pelatih Indonesia berhasil melakukan rotasi skuad saat meraih kemenangan atas Timor Leste. Pemain-pemain pilar seperti Rizky Ridho, Nadeo Argawinata, dan Beckham Putra mendapatkan istirahat penuh. Pemain pilar lainnya seperti Dony Tri Pamungkas, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama hanya dimainkan pada babak kedua, sehingga kebugaran fisik skuad Garuda berada dalam kondisi optimal.

Pelatih Vietnam juga secara khusus mengamati keunggulan bola-bola atas Indonesia, terutama ancaman dari penyerang Mitchell Baker. Kim Sang-sik menyiapkan strategi pertahanan khusus menggunakan bek berpostur jangkung guna meredam skema bola mati dan duel udara Indonesia. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Pakansari memberi motivasi tambahan bagi Timnas Indonesia untuk mengamankan poin dan memastikan kelolosan ke babak semifinal Piala ASEAN 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....