Liga 4 Papua-Pegunungan Siap Digelar Pada Februari ini

  • 05 Feb 2026 22:20 WIB
  •  Wamena

RI.CO.ID, Wamena : Liga 4 Papua Pegunungan dipastikan segera bergulir dengan persiapan yang hampir rampung. Sebanyak 12 klub peserta telah menyelesaikan administrasi melalui Sistem Informasi Administrasi PSCC dan siap melakukan pendaftaran langsung di stadion.

Sekretaris PSSI Provinsi Papua Pegunungan, Jhon Purun, mengatakan panitia pelaksana telah menuntaskan sekitar 90 persen persiapan, baik dari sisi administrasi maupun pekerjaan fisik. PSSI Papua Pegunungan juga telah bekerja sama dengan dinas Terkain, RRI serta TNI dan Polri baik Polres, KODIM dan Batalion.

“Pantel sudah sekitar 90 persen kami selesaikan, baik dari sisi teknis administrasi maupun pekerjaan fisik. Kami juga sudah menjalin kerja sama dengan dinas terkait, RRI, serta aparat keamanan dari batalion, polres, dan TNI,” ujarnya

Pada Tahun 2025 lalu, Liga 4 Papua Pegunungan mendapat pengakuan sebagai salah satu liga terbaik di Indonesia dari 38 provinsi. Untuk musim 2025–2026, delapan provinsi sudah menjalankan Liga 4, meski beberapa di antaranya mengalami insiden yang menjadi perhatian khusus PSSI. 

Menurut Jhon Purun, PSSI telah menegaskan aturan tegas bagi pelanggaran. Untuk pemain yang melakukan pelanggaran akan dicabut haknya untuk tidak bermain sepak bolah seumur hidup. Sedangkan untuk club yang menimbulkan kekacauan juga akan langsung dicabut keanggotaannya dari PSSI.

“Pemain yang melakukan diskriminasi atau tindakan kasar akan dicabut haknya, tidak bisa bermain seumur hidup. Klub yang menimbulkan kekacauan juga akan langsung dicabut keanggotaannya dari PSSI,” tegasnya. 

Ia menambahkan, Liga 4 Papua Pegunungan harus menjadi ajang kebersamaan dan kenyamanan bagi semua pihak.

“Liga ini bukan hanya soal siapa yang juara, tetapi bagaimana kita menjaga kebersamaan, keamanan, dan kenyamanan semua orang. Mari kita hadir di stadion dengan tertib, tanpa rasisme, dan menjadikan sepak bola sebagai kebanggaan Papua Pegunungan,” tutup Jhon Purun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....