SMPN 1 Abimbak Lestarikan Budaya Lani melalui Buku Muatan Lokal
- 05 Okt 2026 21:52 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena – SMP Negeri 1 Abimbak, Distrik Bogoneri, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, memanfaatkan buku Kebudayaan Suku Lani karya Angginak Sepi Wanimbo, sebagai bahan ajar muatan lokal. Buku tersebut menjadi salah satu solusi atas keterbatasan bahan ajar mengenai kebudayaan lokal yang sebelumnya dihadapi sekolah.
Guru SMP Negeri 1 Abimbak, Erik Wenda, S.Pd., mengatakan buku tersebut digunakan dalam pembelajaran muatan lokal bagi siswa kelas satu hingga kelas tiga. Menurutnya, materi dalam buku disusun secara kontekstual dengan kehidupan Orang Asli Papua, khususnya Suku Lani, sehingga mudah dipahami dan dipraktikkan siswa.
"Buku ini benar-benar disiapkan secara kontekstual untuk Orang Asli Papua, khususnya Suku Lani, sehingga saat kami mengajar, siswa-siswi sangat mudah memahami dan kemudian mempraktikkannya langsung di lapangan," ujar Erik Wenda, Senin (5/10/2026).
Diungkapkan, buku Kebudayaan Suku Lani dapat menjadi salah satu rujukan bagi sekolah-sekolah di wilayah yang mayoritas masyarakatnya merupakan Suku Lani, seperti Tolikara, Lanny Jaya, Puncak Jaya, Puncak, Jayawijaya, Mamberamo Tengah, hingga Nduga. Pemanfaatan buku tersebut diharapkan dapat memperkuat pembelajaran muatan lokal yang sesuai dengan kehidupan dan budaya masyarakat setempat.
"Nilai-nilai budaya merupakan kekayaan, warisan, dan identitas Orang Asli Papua yang saat ini mulai terkikis oleh perkembangan zaman dan teknologi, sehingga perlu kembali diangkat dan dirawat melalui proses belajar mengajar di setiap sekolah," katanya.
Diharapkan, pembelajaran berbasis budaya dapat menjadi bagian penting dalam pendidikan generasi muda Papua agar mereka mengenal dan mencintai warisan leluhur. Dengan demikian, budaya Suku Lani diharapkan tetap hidup dan tidak punah dari tanah asalnya sendiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....