Lembur Pakuan Jadi Inspirasi Pengembangan Kampung Wisata Jayawijaya

  • 04 Okt 2026 08:04 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena — Kunjungan Dekranasda Kabupaten Jayawijaya ke Kampung Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menghasilkan sejumlah inspirasi yang akan diadopsi untuk pengembangan kampung wisata, UMKM, dan pengelolaan lingkungan di Jayawijaya. Ketua Dekranasda Jayawijaya, dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ, bersama pengurus 12 wisata alam dan kampung budaya serta koordinator pengrajin noken Distrik Pisugi, menilai konsep penataan Lembur Pakuan dapat menjadi contoh bagi pengembangan potensi kampung di Jayawijaya.

Idawati terkesima melihat Lembur Pakuan dan sejumlah kampung di sekitarnya yang tertata, asri dan bersih, termasuk kawasan tempat tinggal Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Menurutnya, kekuatan kampung tersebut tidak hanya pada keindahan alam, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan mengembangkan usaha ekonomi.

"Kami melihat rumah-rumah itu ada usaha UMKM, jadi di situ ada wisatanya, UMKM-nya, kebersihannya dijaga. Ini membuat kami tertarik dan semoga apa yang baik yang sudah dilakukan Kang Deddy bersama aparat kampung bisa kami adopsi untuk kami lakukan di Kabupaten Jayawijaya," ujar Idawati, disela kunjungannya, Jumat (2/10/2026).

Salah satu hal yang menjadi perhatian rombongan adalah pengelolaan lingkungan, terutama kebersihan kawasan permukiman dan persawahan. Idawati berharap pengalaman tersebut dapat diterapkan di Distrik Pisugi, termasuk melalui pengembangan tempat pengolahan sampah yang lebih baik.

"Di daerah Pisugi salah satu tempat di mana TPA, dengan harapan nanti TPA Pisugi akan menjadi salah satu tempat pengolahan sampah terbaik juga. Karena kami Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayawijaya mendapat apresiasi terkait kota bersih dan juga persampahan," ungkap Idawati yang juga Plt Kadis DLH Jayawijaya.

Kunjungan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bagi para pengelola wisata alam, kampung budaya dan pengrajin noken yang ikut dalam rombongan. Ditegaskan, perjalanan ke Lembur Pakuan bukan sekadar jalan-jalan, melainkan membawa pulang gagasan baru yang dapat dikembangkan bersama masyarakat Jayawijaya.

"Ini bukan hanya sekadar jalan-jalan, tapi kita membawa inspirasi baru bagi masyarakat yang ada di Jayawijaya nantinya. Apa yang kami lihat di sini akan menjadi bahan untuk kami kerjakan dan kembangkan bersama," pungkasnya.

Diharapkan, pengembangan kampung wisata di Jayawijaya yang merupakan binaan Dekranasda, nantinya dapat menggabungkan potensi alam dan budaya dengan UMKM, kebersihan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi berbagai unsur tersebut penting agar kampung wisata tidak hanya indah dikunjungi, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....