RRI Terus Bertransformasi di Usia ke-81, Perkuat Layanan Publik di Era Digital

  • 12 Sep 2026 13:38 WIB
  •  Wamena
Poin Utama
  • Radio Republik Indonesia (RRI) memasuki usia ke-81 tahun pada 2026 dengan komitmen memperkuat transformasi untuk mengikuti perubahan zaman.
  • Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo menekankan bahwa transformasi bukan lagi pilihan tetapi kebutuhan untuk memastikan RRI tetap relevan dan dipercaya masyarakat.
  • Transformasi RRI mencakup tiga dimensi utama: program siaran, infrastruktur teknologi, dan tata kelola lembaga siaran serta konten berkualitas.

RRI.CO.ID, Wamena - Memasuki usia ke-81 pada 2026, Radio Republik Indonesia (RRI) terus memperkuat transformasi untuk mengikuti perubahan zaman dan menjaga kepercayaan publik. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo, dalam sambutan yang dibacakan Kepala RRI Wamena Lee Maury pada upacara bendera Hari Bhakti Radio ke-81 di halaman RRI Wamena, Jumat (11/9/2026).

“Transformasi bukan lagi pilihan, tetapi menjadi kebutuhan untuk memastikan RRI tetap relevan, dipercaya dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dari sisi program, infrastruktur maupun tata kelola lembaga siaran atau konten,” ujar Hendrasmo dalam sambutannya.

Dikatakan, dalam lima tahun terakhir RRI telah melakukan berbagai transformasi, salah satunya melalui rebranding dan penguatan kehadiran pada berbagai platform digital. Sepanjang 2025, portal RRI.co.id mencatat 78,51 juta pengunjung dan 45,37 juta pembaca, sementara aplikasi RRI Digital mencapai 337.195 pengguna dengan 6,3 juta kunjungan serta layanan streaming mencapai 107,4 juta hits.

“Angka-angka itu bukan sekadar angka statistik, namun di balik angka tersebut terkandung semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap RRI, yang harus terus kita jaga dan tingkatkan,” katanya.

Selain transformasi digital, RRI terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan dan uji kompetensi, termasuk bagi wartawan dan penyiar. Sepanjang 2025, RRI juga menghasilkan 103.705 berita melalui RRI.co.id dan radio serta melibatkan lebih dari 34 ribu kelompok masyarakat dalam berbagai aktivitas siaran.

RRI juga memperkuat kontribusinya terhadap program prioritas nasional melalui 18 tema siaran prioritas, sekaligus membangun masyarakat yang inklusif dengan memberikan ruang informasi bagi seluruh kelompok masyarakat. Di sisi layanan, RRI terus memperluas jangkauan penyiaran, memperkuat infrastruktur pemancar dan mengembangkan teknologi penyiaran digital seperti DAB+ dan DRM.

“Tidak ada keberhasilan yang lahir dari kerja individu, oleh karena itu atas nama manajemen saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kepala satuan kerja, serta angkasawan dan angkasawati RRI di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Usai upacara bendera, rangkaian Hari Bhakti Radio ke-81 di RRI Wamena dilanjutkan dengan penyulutan obor Tri Prasetya di Studio Lima RRI pada pukul 11.00 WIT. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan kerja RRI di Indonesia sebagai bagian dari peringatan Hari Bhakti Radio ke-81.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....