HIPMI Papua Pegunungan Ajak Semua Pihak Bantu Korban Kekeringan di Kuyawagi

  • 08 Sep 2026 20:44 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Pegunungan mengajak seluruh pihak membantu masyarakat terdampak bencana kekeringan ekstrem yang melanda kawasan Kuyawagi dan sekitarnya sejak Juni hingga September 2026. Kekeringan tersebut berdampak pada Distrik Kuyawagi, Wano Barat dan Goa Balim di Kabupaten Lanny Jaya, serta Distrik Nengeyagin dan Utpaga di Kabupaten Nduga.

Ketua HIPMI Papua Pegunungan, Antonius Wetipo, mengatakan kondisi yang ditemui di lapangan jauh lebih parah dibandingkan bencana tahunan yang biasa terjadi di kawasan tersebut. Kekeringan menyebabkan tanaman dan pepohonan mengering hingga mati, sementara dampaknya meluas ke sejumlah wilayah yang cukup jauh dari pusat bencana.

"Berapapun nilainya, nilai kemanusiaan adalah yang paling utama sehingga dapat kita salurkan atau berikan untuk saudara-saudara kita di sana," ujar Antonius Wetipo, Selasa (8/9/2026).

Antonius menyebut ancaman terbesar tidak hanya terjadi saat bencana berlangsung, tetapi juga pada masa pemulihan masyarakat pascabencana. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan dan membutuhkan proses pemulihan yang panjang, bahkan diperkirakan hingga dua tahun ke depan.

"Sejauh ini memang belum ada laporan korban jiwa, namun ancaman kelaparan telah melanda. Bantuan penanganan kesehatan bagi warga sangat mendesak dibutuhkan, apalagi kematian pada hewan ternak juga sudah mulai terjadi," ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat terdampak tidak hanya membutuhkan bantuan bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga bibit tanaman untuk memulihkan sumber pangan. Bibit bayam, ubi dan berbagai benih tanaman lainnya dinilai penting agar warga dapat kembali bercocok tanam setelah kondisi memungkinkan.

Secara administratif, wilayah terdampak mencakup sejumlah distrik di Kabupaten Lanny Jaya dan Nduga, serta satu distrik yang masuk wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah. HIPMI Papua Pegunungan juga telah menyalurkan bantuan bahan makanan saat mengunjungi langsung lokasi bencana, sekaligus mengapresiasi pemerintah daerah, kelompok masyarakat dan organisasi yang telah bergerak memberikan bantuan awal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....