Festival Etnik Religi Tolikara 2026 Resmi Ditutup

  • 13 Agt 2026 18:37 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena — Festival Etnik Religi Kabupaten Tolikara 2026 resmi ditutup Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos., di Lapangan Pendidikan, Distrik Karubaga, Kamis (13/8/2026), setelah berlangsung selama dua hari. Festival bertema “Merawat Budaya – Menguatkan Iman – Membangun Tolikara” itu berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Hari terakhir festival diikuti sekitar 250 peserta dan diisi Parade Budaya, pertunjukan kolosal ukulele oleh 150 pelajar, penyerahan uang pembinaan, hiburan, serta atraksi paralayang dari Polres Tolikara. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelestarian budaya sekaligus membangun semangat kebersamaan masyarakat Tolikara.

Bupati Willem Wandik, mengatakan festival ini menjadi ruang untuk mengenang sejarah, menjaga identitas budaya, memperkuat iman, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap alam dan lingkungan. “Festival ini menjadi momentum untuk merawat budaya, menguatkan iman, dan membangun Tolikara,” kata Willem Wandik.

Willem menilai, keberhasilan pelaksanaan festival tidak hanya ditentukan panitia dan pemerintah, tetapi juga dukungan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta aparat keamanan. “Kita harus terus menjaga persatuan dan kebersamaan agar Tolikara semakin religius, berbudaya, mandiri, adil, dan sejahtera,” ujarnya.

Pelaksanaan festival juga mendapat dukungan pengamanan dari TNI dan Polri sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tanpa gangguan keamanan. Sinergi antara masyarakat, pemerintah, panitia, tokoh agama, tokoh adat, TNI, dan Polri menjadi kunci terciptanya suasana yang aman dan kondusif.

Festival Etnik Religi Tolikara 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat identitas masyarakat dan mendorong pembangunan daerah berbasis budaya serta nilai keagamaan. Penutupan festival turut dihadiri Wakil Bupati Tolikara Yotam Wonda, Dandim 1716/Tolikara Letkol Inf Derek S. Rumbino, Kapolres Tolikara Kompol Robert Hitipeuw, Pdt. Jemy Korewa, Kepala Kantor Kemenag Tolikara Mickael Dandirwalu, dan sejumlah pejabat OPD.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....