Polres Jayawijaya Siapkan Pengamanan Rencana Aksi KNPB 15 Agustus

  • 12 Agt 2026 20:56 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena — Rencana aksi damai Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pada 15 Agustus disebutkan mulai memicu keresahan di tengah masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Polres Jayawijaya memastikan setiap informasi terkait rencana aksi akan ditindaklanjuti dengan langkah pengamanan.

Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK., melalui Kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara mengatakan, pihaknya telah menyusun rencana pengamanan sekaligus melakukan pendekatan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang berencana melakukan aksi turun ke jalan.

Menurut Eddy, situasi di lapangan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas sejumlah kelompok organisasi masyarakat, terlebih karena keberadaan pimpinan kelompok tersebut di Wamena.

“Polres Jayawijaya terus melakukan pendekatan agar rencana turun ke jalan tidak dilakukan. Kami tegaskan, Kapolres Jayawijaya tidak pernah mengeluarkan izin untuk melakukan aksi turun ke jalan,” kata Eddy di Wamena, Selasa (11/8/2026).

Ia menegaskan, apabila rencana aksi tetap dipaksakan, kepolisian akan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Polres Jayawijaya juga mendorong agar penyampaian aspirasi masyarakat tetap dilakukan melalui cara-cara yang tidak mengganggu keamanan dan aktivitas warga.

Eddy mencontohkan pelaksanaan kegiatan pada 3 Agustus lalu, ketika kegiatan dapat berlangsung dalam bentuk pertemuan dan ibadah di sekretariat tanpa melakukan aksi turun ke jalan.

“Kami sedang mengupayakan agar aspirasi tetap bisa disampaikan kepada DPR tanpa harus turun ke jalan, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan, pengamanan melibatkan unsur gabungan dari Polres Jayawijaya, Brimob Batalyon D Wamena, Kodim 1702/Jayawijaya, Batalyon 756/Wimane Sili, serta pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Eddy mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Ia juga meminta masyarakat segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

“Kami sangat berharap masyarakat tetap tenang dan mempercayakan pengamanan kepada aparat. Apabila warga memiliki informasi sekecil apa pun, silakan disampaikan kepada Polres Jayawijaya agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Polres Jayawijaya berharap pendekatan persuasif dan koordinasi dengan berbagai pihak dapat mencegah terjadinya aksi turun ke jalan, sekaligus memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung secara aman dan tidak mengganggu aktivitas warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....