Wakil Menteri Pariwisata RI Buka Festival Budaya ke 34 di Wamena

  • 07 Agt 2026 13:29 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena - Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Wamenpar RI), Ni Luh Puspa membuka perhelatan budaya tahunan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke 34, tahun 2026 di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (07/08/26).

Festival bertemakan ‘Dari Jayawijaya untuk Dunia’ tersebut juga dihadiri Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Perwakilan Gubernur Papua Pegunungan dan Bupati Jayawijaya selaku penyelenggara. Pembukaan ditandai pelepasan balon ke udara.

Wamenpar RI, Ni Luh Puspa dalam sambutan pembukaan mengatakan, FBLB adalah agenda pariwisata unggulan di Kabupaten Jayawijaya yang secara konsisten masuk dalam daftar 10 besar Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata.

Wamenpar RI, Ni Luh Puspa di dampingi Bupati Jayawijaya Athenius Murip saat melepas balon ke udara tenda pembukaan FBLM di Distrik Welesi (RRI/Ronny)

“Selamat kalian semua luar biasa sekali, maka itu hadirin tentu kami mengapresiasi penyelenggaraan ini dan selalu berharap agar ini bisa terus berjalan, kita tidak bicara puluhan tahun (tapi) mungkin sampai dengan 100 tahun kedepan FBLB bisa terus terlaksana dan kita wariskan kepada anak cucu kita” Katanya.

Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata selalu siap untuk mendukung maupun berkolaborasi dalam berbagai festival, sebab pariwisata tidak hanya tumbuh dari kekayaan alam dan budaya tapi juga atraksi – atraksi yang ditampilkan.

“Festival seperti ini bisa memberikan pergerakan ekonomi yang luar biasa tidak hanya kepada masyarakat umum, pemerintah, tapi juga kepada pelaku seni budaya sampai dengan UMKM, semuanya akan merasakan gerakan ekonomi dari FBLB ini” Kata Wamen.

Sementara itu, Bupati Jayawijaya, Athenius Murip mengatakan, FBLB bukan sekedar ajang tontonan dan hiburan semata, tapi merupakan manifestasi nyata dari budaya untuk merawat dan melestarikan warisan leluhur.

“Kita memperlihatkan kepada dunia bahwa dibalik modernisasi yang ada, nilai – nilai adat, persaudaraan, kebersamaan dan kedamaian masyarakat adat hubula tetap berdiri kokoh” Katanya.

Pertunjukan atraksi pertama setelah pembukaan (RRI/Ronny)

Bupati menyebut, tak terasa tahun ini kita menggelar FBLB yang ke 34, dimana pelaksanaannya tidak hanya di satu tempat tapi di beberapa tempat. Tahun lalu di Distrik Usilimo dan tahun ini di Distrik Walesi.

“Hal ini dilaksanakan sebagai komitmen pemerintah untuk menunjukan kepada dunia bahwa Jayawijaya tidak hanya unik dalam adat dan budayanya melainkan juga memiliki wilayah yang unik, indah dan berpotensi besar bagi peningkatan pariwisata.

Usai ceremonial pembukaan, kegiatan itu dilanjutkan dengan pertunjukan berbagai tarian tradisional dari sejumlah group tari dan sanggar seni di Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan akan dilanjutkan di Depan Kantor Bupati Jayawijaya berupa noken street fashion dan coffee festival.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....