Bupati Jayawijaya Rangkul Tokoh 40 Distrik Bahas Keamanan hingga Pemulihan Wouma

  • 30 Jul 2026 08:34 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena – Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., menghimpun para tokoh dari 40 distrik di Kabupaten Jayawijaya untuk merumuskan langkah bersama dalam menangani persoalan keamanan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta percepatan pemulihan pasca konflik sosial di Distrik Wouma. Pertemuan yang digelar di Aula Wio Kantor Bupati pada Senin (27/7/2026) itu, juga menjadi forum penyerapan aspirasi masyarakat sekaligus penyampaian perkembangan program pembangunan daerah.

Forum tersebut dihadiri Aparatur Sipil Negara (ASN), Lembaga Masyarakat Adat (LMA), Dewan Adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kepala suku, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, termasuk Sekretaris Daerah, staf ahli, dan staf khusus Bupati. Pemerintah memanfaatkan pertemuan tersebut untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi daerah.

Bupati Atenius Murip mengatakan pemerintah ingin memastikan setiap aspirasi masyarakat dari seluruh Distrik dapat dihimpun sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

"Hari ini kami mengundang seluruh tokoh dari 40 distrik untuk bersama-sama menyampaikan aspirasi dan mencari solusi terhadap kondisi Kabupaten Jayawijaya secara menyeluruh, baik dari sisi keamanan, pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur. Pemerintah juga telah menyampaikan progres pembangunan yang sedang berjalan," ujar Atenius Murip.

Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah penanganan dampak konflik sosial di Distrik Wouma yang menyebabkan lebih dari 250 rumah warga terbakar. Bupati menegaskan pembangunan kembali rumah warga memerlukan proses administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya telah menyelesaikan pendataan korban dan saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera direalisasikan.

"Pembangunan kembali rumah-rumah yang terbakar tidak semudah membalikkan telapak tangan, semua harus melalui proses. Pemerintah sudah melakukan pendataan dan mengurus seluruh tahapan administrasi agar bantuan dari pemerintah pusat dapat segera direalisasikan," jelasnya.

Usai pertemuan, Bupati dijadwalkan bertolak ke Jakarta untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan serta BNPB, guna mempercepat penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak konflik. Selain itu, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada situasi keamanan yang masih memerlukan penanganan bersama agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Berbagai masukan yang disampaikan para tokoh akan menjadi bahan penyusunan langkah strategis pemerintah, baik dalam penanganan jangka pendek maupun kebijakan pembangunan jangka panjang. Bupati berharap kolaborasi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh elemen masyarakat mampu mewujudkan Kabupaten Jayawijaya yang aman, damai, dan semakin maju.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Jayawijaya. Pemerintah akan terus bekerja agar pembangunan berjalan lebih baik, situasi keamanan semakin kondusif, dan peristiwa-peristiwa yang merugikan masyarakat tidak terulang kembali," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....