Pemprov Papua Pegunungan Siapkan Paskibra Sambut HUT RI ke-81
- 22 Jul 2026 09:18 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi memulai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Stadion Pendidikan Wamena ini berlangsung mulai 20 Juli hingga 17 Agustus 2026 sebagai persiapan menghadapi Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Diklat yang berlangsung selama hampir empat minggu tersebut diikuti oleh pelajar SMA terbaik dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan yang telah dinyatakan lulus seleksi pada 4–8 Juni 2026. Dari 74 peserta yang lolos seleksi, sebanyak 72 orang ditetapkan sebagai anggota inti Paskibraka, sedangkan dua peserta lainnya menjadi anggota cadangan.
Selama menjalani pendidikan dan pelatihan, para peserta akan dibekali latihan fisik, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), pembinaan mental, serta penguatan karakter kebangsaan sebagai bekal dalam menjalankan tugas kenegaraan pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Sosial Budaya, Ekonomi, dan Agama Badan Kesbangpol Provinsi Papua Pegunungan, Naftali Tombi Layuk, S.Sos., mengatakan Diklat Paskibraka tidak hanya bertujuan membentuk kemampuan fisik dan keterampilan baris-berbaris, tetapi juga membangun karakter, jiwa kepemimpinan, serta rasa cinta tanah air para peserta.
Menurutnya, selama mengikuti pelatihan, peserta akan memperoleh pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, wawasan Nusantara, pendidikan karakter, hingga penguatan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
"Kami ingin membentuk Paskibraka yang tidak hanya mampu menjalankan tugas mengibarkan Bendera Merah Putih dengan baik, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, serta menjadi teladan bagi generasi muda di Papua Pegunungan. Mereka adalah putra-putri terbaik yang telah melalui proses seleksi secara ketat, sehingga kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh tanggung jawab," ujar Naftali.
Ia menambahkan, keberhasilan seorang anggota Paskibraka tidak hanya diukur dari penampilannya saat bertugas dalam upacara kenegaraan, tetapi juga dari sikap disiplin, integritas, dan jiwa nasionalisme yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Naftali berharap para peserta mampu menjadi duta karakter dan duta persatuan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat setelah menyelesaikan masa pendidikan dan pelatihan.
Pelaksanaan Diklat Paskibraka dijadwalkan berlangsung setiap hari hingga menjelang upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Proses pelatihan dipandu oleh personel Polres Jayawijaya sesuai hasil koordinasi panitia penyelenggara.
Sementara itu, pelayanan kesehatan peserta didukung oleh tim medis dari Rumah Sakit Umum Daerah Jayawijaya bersama Dinas Kesehatan Provinsi Papua Pegunungan. Tim medis juga telah terlibat sejak tahap seleksi, termasuk dalam pemeriksaan kesehatan calon Paskibraka tingkat nasional.
Dari hasil seleksi tersebut, dua putra-putri terbaik Papua Pegunungan berhasil lolos sebagai calon Paskibraka Nasional dan saat ini sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan di Jakarta.
Melalui pelaksanaan Diklat Paskibraka Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya sukses menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi kader bangsa yang berkarakter, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda di Papua Pegunungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....