Ketua TP PKK Jayawijaya Pelajari Budidaya Bawang di Enrekang

  • 10 Jul 2026 01:37 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Ny. dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ, mengunjungi salah satu sentra budidaya bawang milik petani di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, sebagai upaya mempelajari pengembangan sektor hortikultura yang dapat diterapkan di Jayawijaya. Dalam kunjungan tersebut, Idawati tidak hanya meninjau lahan pertanian, tetapi juga ikut memanen bawang bersama para petani.

Pada kesempatan itu, Idawati Murip juga menyempatkan berdialog langsung dengan petani mengenai teknik budidaya, perawatan tanaman, hingga strategi meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani. "Kunjungan ini merupakan bagian dari pembelajaran kami TP PKK yang memiliki kelompok tani binaan, sehingga bisa kami juga lakukan jika kembali nanti," kata Idawati Waromi Murip, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, berbagai pengalaman dan inovasi yang diperoleh selama kunjungan akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, khususnya organisasi perangkat daerah yang membidangi pertanian, sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan komoditas hortikultura.

"Kami ingin melihat langsung bagaimana petani di Enrekang membudidayakan bawang hingga berhasil. Hasil kunjungan ini akan kami sampaikan kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Jayawijaya," ujar Idawati.

Sementara itu, petani bawang Enrekang, Firdaus, menyambut baik kunjungan Ketua TP PKK Jayawijaya beserta rombongan. Ia mengaku siap berbagi pengalaman dan memberikan pelatihan apabila dibutuhkan untuk mendukung pengembangan budidaya bawang di Papua Pegunungan.

"Kalau memang dibutuhkan, kami siap datang memberikan pelatihan dan berbagi pengalaman kepada petani di Jayawijaya. Harapan kami, budidaya bawang juga bisa berkembang dengan baik di sana," kata Firdaus.

Di akhir kunjungan, Idawati menerima cendera mata berupa hasil panen bawang dari petani sebagai simbol persahabatan dan kerja sama. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal terjalinnya kolaborasi antar daerah dalam meningkatkan kapasitas petani dan mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan komoditas hortikultura.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....