Youth Camp GPI Jalan Cuci Ditutup, Ratusan Pemuda Perkuat Komitmen Pelayanan
- 21 Jun 2026 20:18 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena – Kegiatan Youth Camp Gereja Pekabaran Injil (GPI) Jalan Cuci Tanah Papua, resmi ditutup di kawasan Pyramid, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (19/6/2026), setelah berlangsung selama lima hari sejak 15 Juni 2026. Perkemahan rohani tersebut diikuti lebih dari 562 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Tanah Papua, bersama hamba Tuhan, penatua, diakonia, narasumber, dan para pendamping.
Ketua Panitia, Penatua Kamelius Logo, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan yang telah dipersiapkan selama satu tahun. Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi bukti kuat bahwa generasi muda Papua memiliki komitmen untuk bertumbuh dalam iman dan tetap berjalan sesuai visi Kristus.
"Puji Tuhan, kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan sempurna. Peserta hadir dari seluruh penjuru tanah Papua, menjadi bukti kesatuan iman dan komitmen generasi muda untuk tetap eksis dalam visi Kristus," ujar Kamelius dalam laporan panitia.
Youth Camp ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Rapat Daerah GPI tahun 2022 di Sorong yang menekankan pentingnya penguatan generasi muda Papua melalui pendalaman iman, pembentukan karakter yang berintegritas, serta penyediaan ruang untuk berbagi pengalaman dan mempererat persekutuan antar jemaat.
“Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai agenda rohani seperti ibadah pagi dan malam, ibadah penyerahan diri, pendalaman firman Tuhan, baptisan pemuda, diskusi kelompok, pelatihan kepemimpinan, hingga permainan rohani yang membangun kebersamaan,” ujarnya.
Dijelaskan, dari kegiatan ini sebanyak 16 peserta menyatakan kesiapan menjadi hamba Tuhan, tujuh orang berkomitmen menjadi pendoa, 16 peserta memilih melayani sebagai diakonia, dan 41 orang menyerahkan diri untuk menerima baptisan. Kamelius menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan karya Tuhan dalam membentuk generasi muda yang siap melayani gereja dan masyarakat.
"Dari berbagai cabang kami hadir di sini. Tuhan itu baik, sehingga hingga saat ini kami ada untuk berkarya dan menyelamatkan generasi," jelasnya.
Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Sinode GPI, para narasumber, hamba Tuhan, relawan, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan. “Apresiasi khusus kami juga berikan kepada Anggota DPR Papua Pegunungan, Fransina Daby, yang membantu penyediaan 50 tiket perjalanan peserta dan dukungan logistik berupa hewan babi untuk acara penutupan,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Pemuda Pengurus Daerah Papua Pegunungan, Penatua Nikodemus Wanma, saat menutup kegiatan mengingatkan peserta untuk terus setia melayani Tuhan. "Apapun yang kita lakukan untuk Tuhan, lakukan dengan tekun. Upahmu ada di sorga," pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, panitia juga menyerahkan laporan pertanggungjawaban, termasuk pengelolaan keuangan secara digital sebagai bentuk transparansi, sekaligus mengumumkan rencana pelaksanaan Youth Camp berikutnya yang akan digelar di Bintuni pada tahun 2030.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....