Gubernur John Tabo Lepas Empat Pemuda Pelopor Papua Pegunungan ke Yogyakarta
- 15 Jun 2026 22:30 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena – Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, melepas empat pemuda pelopor perwakilan delapan kabupaten di Papua Pegunungan, untuk mengikuti kegiatan pengembangan kapasitas di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelepasan dilakukan dalam apel resmi di Kantor Gubernur Papua Pegunungan, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan kapasitas generasi muda daerah, Senin (15/6/2026)
“Saya ingatkan kepada para peserta agar menjaga nama baik Papua Pegunungan, selama mengikuti kegiatan,” kata Jhon Tabo, dalam sambutannya.
Ditegsakan, bahwa para pemuda yang diberangkatkan membawa identitas daerah sehingga harus menjalankan tugas dengan disiplin, mengikuti seluruh arahan penyelenggara, serta menunjukkan sikap yang baik selama berada di Yogyakarta. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan penting bagi para peserta untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring dengan pemuda dari berbagai daerah.
“Saya berharap pengalaman yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi pengembangan masyarakat serta memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan di Papua Pegunungan,” harap Gubernur.
Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Pegunungan, Timotius Matuan, mengatakan empat peserta yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dari delapan kabupaten. Mereka dipilih karena aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, kegiatan gereja, maupun komunitas sosial, serta memiliki pengaruh positif di lingkungan masing-masing.
“Program pengembangan kapasitas ini juga menjadi sarana belajar bagi para pemuda untuk melihat praktik-praktik pemberdayaan masyarakat dan pengembangan usaha yang telah berjalan di Yogyakarta. Menurutnya, peserta yang bergerak di bidang usaha kopi, kios, dan sektor ekonomi lainnya dapat membandingkan tantangan yang dihadapi di Papua Pegunungan, dengan pengalaman yang ada di daerah tujuan,” ujarnya.
Sementara itu, PLT Kepala Bidang Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Pegunungan, Enggel Bert Mote, berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan setelah kembali ke daerah. Mereka diharapkan mampu membagikan pengalaman yang diperoleh, menjadi motivator bagi generasi muda lainnya, serta berkontribusi dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Papua Pegunungan.
“Pemerintah daerah menargetkan jumlah pemuda pelopor yang diberangkatkan pada tahun-tahun mendatang dapat terus bertambah,” pungkasnya.
Dengan semakin banyak pemuda yang memperoleh pengalaman dan pelatihan, diharapkan lahir generasi muda Papua Pegunungan yang kreatif, mandiri, dan mampu mendorong pembangunan daerah dari berbagai sektor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....