BMKG Wamena Rilis Peringatan Dini Cuaca 3 Hari ke Depan untuk Papua Pegunungan

  • 28 Mei 2026 04:45 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, WAMENA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Wamena - Jayawijaya mengeluarkan surat peringatan dini cuaca tiga hari ke depan yang berlaku mulai Kamis, 28 Mei 2026 hingga Sabtu, 30 Mei 2026.

Masyarakat di sejumlah kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.

Berdasarkan data prakiraan cuaca yang dirilis, BMKG membagi wilayah terdampak ke dalam dua status tingkat bahaya utama, yaitu kategori Waspada dan Siaga.

Kamis, 28 Mei 2026, kategori Waspada (Hujan Intensitas Sedang-Lebat): Jayawijaya, Lanny Jaya, Nduga, Pegunungan Bintang, Tolikara, dan Yahukimo.

Jumat, 29 Mei 2026, Kategori Siaga (Hujan Intensitas Lebat-Sangat Lebat): Yahukimo. Kategori Waspada: Jayawijaya, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Nduga, Pegunungan Bintang, dan Tolikara.

Sabtu, 30 Mei 2026, Kategori Siaga: Yahukimo dan kategori Waspada: Pegunungan Bintang.

Sementara itu, untuk kategori Awas (Hujan Lebat-Ekstrem) dan Potensi Angin Kencang, BMKG sejauh ini terpantau tidak mendeteksi adanya wilayah yang masuk ke dalam zona bahaya tersebut selama tiga hari ke depan.

Menanggapi potensi curah hujan yang tinggi ini, BMKG Stasiun Meteorologi Wamena mengeluarkan empat poin rekomendasi penting guna mengantisipasi dampak buruk yang mungkin terjadi:

1. Antisipasi Bencana Hidrometeorologi: Masyarakat dan instansi terkait diminta waspada terhadap potensi bencana berskala lokal seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta dampak kerusakan akibat angin kencang yang menyertai hujan.

2. Perhatian Khusus Wilayah Topografi Curam: Bagi daerah dengan topografi bergunung, curam, atau rawan longsor agar tetap waspada, terutama jika hujan turun berturut-turut. Bagi warga di dataran rendah dekat aliran sungai, diimbau mewaspadai potensi genangan dan banjir, serta potensi robohnya pohon atau papan reklame.

3. Koordinasi Lintas Sektoral: BMKG meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai (Besar) Wilayah Sungai (BWS), dan KORLANTAS/Kepolisian setempat untuk aktif menghindarkan masyarakat serta arus lalu lintas dari zona-zona rawan longsor dan banjir bandang.

4. Pantau Informasi Resmi: Warga diharapkan tidak termakan isu hoaks dan terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, baik situs web (www.bmkg.go.id), media sosial (@infobmkg, @bmkgwamena), aplikasi infoBMKG, maupun Call Center BMKG 196.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....