Pemkab Jayawijaya Serahkan Bantuan bagi Dua Kelompok Warga yang Bertikai

  • 11 Mei 2026 20:06 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, menyerahkan bantuan sosial berupa tiga ton beras kepada dua kelompok masyarakat yang sedang berselisih paham di daerah tersebut. Bantuan itu diantarkan langsung Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, didampingi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Kepala Distrik Wamena dan Woma, serta salah satu anggota DPRK Jayawijaya, Senin (11/5/2026).

Kepada awak media, Ronny Elopere mengatakan bahwa bantuan diberikan secara merata kepada kedua kelompok sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah sekaligus upaya menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

“Kami baru saja telah berikan bantuan kepada keluarga korban yang hanyut di Kali Uwe satu ton setengah dengan mie dan lain-lain. Kemudian juga sama dengan kelompok yang satunya juga dengan jumlah bantuan yang sama,” katanya.

Selain menyerahkan bantuan, pemerintah daerah juga mengimbau seluruh pihak yang terlibat pertikaian agar memberi kesempatan kepada keluarga korban untuk melakukan pencarian terhadap korban hanyut yang hingga kini belum ditemukan. Ia juga meminta masyarakat dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi keamanan di Wamena dan sekitarnya.

“Saya mohon untuk tidak boleh bikin gerakan tambahan atau teriak-teriak dan lain-lain, tetapi memberikan kesempatan buat keluarga untuk mencari korban yang hanyut,” ungkapnya.

Diakui, pemda setempat tidak menghendaki terjadinya perang suku karena dampaknya sangat merugikan masyarakat luas, termasuk aktivitas pendidikan dan perekonomian warga.

“Aktivitas umum itu bisa lumpuh dengan adanya perang suku, sangat merugikan generasi, hak orang mau belajar, anak-anak kami belajar, orang mau berjualan. Artinya Wamena ini merupakan Kabupaten Induk, bahkan juga Provinsi Papua Pegunungan, pusat pemerintahan ada di sini,” pungkasnya.

Dalam kunjungannya itu, Ronny Elopere, juga mengajak kedua kelompok masyarakat yang bertikai untuk menyelesaikan persoalan secara damai demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....