Dishub Jayawijaya Temukan Tangki Rakitan Saat Sidak di APM Laksminingsih

  • 05 Mei 2026 20:50 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menemukan dugaan penggunaan tangki rakitan dalam kendaraan yang mengantre pengisian bahan bakar minyak (BBM) saat inspeksi mendadak (sidak) di APM Laksminingsih, Wamena, Selasa (5/5/2026). Kepala Seksi Lingkungan Perhubungan Dishub Jayawijaya, Reyin J. Saday, mengatakan temuan tersebut menjadi perhatian serius karena diduga dimanfaatkan untuk penimbunan BBM.

“Di sini banyak orang memanfaatkan situasi yang ada, mungkin dalam hal penimbunan BBM. Tadi kami menemukan tangki rakitan dan langsung kami cabut untuk dibawa ke kantor sebagai bahan tindak lanjut,” ujarnya saat sidak di APM Laksminingsih.

Menurut Reyin, kendaraan yang menggunakan tangki standar tidak menjadi persoalan. Namun, pihaknya menilai penggunaan tangki modifikasi atau rakitan perlu mendapat penanganan khusus karena berpotensi disalahgunakan.

“Kalau mobil yang antre dengan tangki standar saya pikir tidak ada masalah, tetapi ini sudah banyak rakitan-rakitan yang mereka lakukan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tangki rakitan yang ditemukan memiliki kapasitas hingga sekitar 50 liter dalam sekali pengisian. Kendaraan tersebut akan diamankan ke kantor Dishub untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara pemilik kendaraan akan dipanggil guna dimintai keterangan.

“Kami akan beri sanksi sesuai aturan yang ada,” tegasnya.

Reyin juga meminta adanya keterlibatan lintas instansi dalam pengawasan distribusi BBM di Jayawijaya. Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan bersama antara Dishub, Polres, Samsat, dan Dinas Perindagkop agar praktik serupa tidak terus berlangsung.

“Sudah bertahun-tahun hal ini berjalan tetapi tidak ada pengawasan. Hari ini kami turun dan menemukan adanya tangki rakitan,” katanya.

Selain itu, ia meminta agar kendaraan angkutan umum, khususnya trayek A1 dan A2 yang melayani sejumlah distrik, diprioritaskan dalam pengisian BBM agar pelayanan transportasi masyarakat tetap berjalan lancar.

“Khusus A1 dan A2 yang melayani masyarakat di beberapa distrik tolong diprioritaskan karena mereka angkutan umum. Mereka harus bisa isi BBM supaya tetap melayani masyarakat dan menarik penumpang,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....