Bupati Jayawijaya Ajak Warganya Kembali Mengenang Pewartaan Injil

  • 11 Feb 2026 10:32 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena : Bupati Kabupaten Jayawijaya mengajak seluruh umat kristiani yang ada di kabupaten Jayawijaya, mulai dari para pejabat di pemerintahan, pimpinan gereja, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mengenangkembali pekabaran Injil yang telah diwartakan oleh kedua misionaris Otto dan Gesler yang saat ini memasuki tahun ke-171 yang ditandai dengan pertobatan, kasih, kedamaian serta toleransi. 

Demikian disampaikan Bupati Jayawijaya Atenius Murip dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Jayawijaya Amos Asso, ketika mewakili Bupati menghadiri Ibadah Raya PGGJ bertempat di Kantor Kementrian Agama Jayawijaya pada Selasa (10-2-2026). 

Bupati berharap ibadah peringatan pekabaran injil yang dilaksanakan bukan sekedar perayaan seremonial semata, tetapi semakin menambah semangat dan antusias saksi-saksi kristus untuk terus bersaksi, membagikan berita injil sebagai kekuatan Allah, yang menyelamatkan dan menumbuhkan iman yang kokoh. 

“Pancarkan kasih, kedamaian dan toleransi, mulai dari diri sendiri, dalam keluarga, hingga lingkungan tempat tinggal dan tempat kerja kita masing-masing. Pancarkan kasih, kedamaian dan toleransi, mulai dari diri sendiri, dalam keluarga, hingga” harap Bupati Jayawijaya. 

Ia Menegaskan, Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mendukung pelayanan gereja, dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter. 

Bupati Atenius juga mengajak kepada seluruh denominasi gereja yang ada di kabupaten jayawijaya, untuk bergandengan tangan dan bekerja bersama, sehingga Jayawijaya menjadi kabupaten yang selalu diberkati Tuhan. 

“Mari kita jadikan perayaan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih giat, hidup lebih rukun, dan membawa terang bagi lingkungan kita masing-masing”Ajak Bupatu Atenius Murip. 

Mengakhiri Sambutannya Bupati Jayawijaya melalui Kaban Kesbangpol Jayawijaya Amos Asso mengucapkan selamat merayakan Hari Pekabaran Injil, dengan harapan Injil yang telah dikabarkan 171 tahun lalu itu terus berkobar untuk menerangi tanah Papua kusunya Jayawijaya.-

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....