Sekolah Rakyat Ala Bung Karno di Papua Pegunungan

  • 24 Jan 2026 16:08 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena: Sekolah Rakyat (SR) ala Bung Karno bakal di dorong di pelosok Provinsi Papua Pegunungan. Konsep pembelajaran melalui metode huruf Bung Karno yakni 5 huruf Vokal: A,I, U, E dan O tersebut hendak didorong oleh Yayasan Bantulah Usaha Pemberantasan Buta Huruf Indonesia (YBUPBHI) Papua Pegunungan

Untuk maksud tersebut YBUPBHI menggelar pelatihan kepada guru – guru sekolah rakyat (SR) Huruf Bung Karno di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (24/01/2026). Pelatihan diikuti sejumlah guru sekolah rakyat terutama dari pinggiran kota atau zona 3 dan 4 yang menjadi basis sekolah rakyat YBUPBHI.

“Kegiatan hari ini untuk memberikan pelatihan oleh trainer kepada guru – guru yang mengajar di sekolah rakyat, itu yang mereka bergerak di kampung – kampung referensi yang kita ambil dari Jams Modouw yanitu 4 zona pendidikan” kata Bertus Asso, S.Pd, M.Pd., Direktur YBUPBHI Papua Pegunungan.

Pelatihan guru sekolah rakyat (RRI/Ronny)

Dikatakan, metode pembelajaran 5 huruf vokal Bung Karno yakni A I U E O menjadi landasan utama dalam mengembangkan sekolah rakyat di Papua Pegunungan. Bangsa ini berasal dari sejarah yang dimulai para pendahulu, maka metode pembelajaran juga dilakukan melalui jejak sejarah itu.

“Semua berawal dari sejarah yang pernah dimulai oleh pendahulu sehingga ada sesuatu yang kita rasakan dan nikmati hari ini. Saya adalah penemu metode dari 5 huruf vokal yang diajarkan oleh sang proklamator bung karno. 5 huruf itu menjadi kekuatan untuk menggerakan pendidikan” kata Asso yang juga penulis buku huruf Bung Karno.

Bertus Asso bilang, konsep sekolah rakyat yang didorong melalui yayasan YBUPBHI bergerak di pelosok dan perkampungan. Katanya, sekolah rakyat ini merupakan adopsi konsep Bung Karno yang pernah dilakukan di Madiun beberapa saat setelah proklamasi kemerdekaan RI.

“Nah ini yang saya menggerakan di Papua Pegunungan dan saya harap itu pengaruhnya sampai ke seluruh pelosok dan Indonesia lain. Karena sekolah rakyat ini sudah dicetuskan oleh sang proklamator, arsip ini dari arsip Nasional RI” Ujar Bertus Asso yang juga Wakil Ketua III DPRP Papua Pegunungan.

“Ini yang nanti trainer akan berikan training kepada guru – guru yang kami siapkan, seperti apa yang dilakukan oleh sang proklamator apa adanya saya juga apa adanya tanpa ada bantuan dari siapa – siapa saya dorong terus saya bergerak terus dan pada akhirnya syukur suda berkembang di beberapa kabupaten” Ungkap Asso.

Disisi lain, Ia mengatakan, program sekolah rakyat yang saat ini di dorong presiden RI, Prabowo Subianto semestinya berpijak pada metode pembelajaran sekolah rakyat Bung Karno. Oleh karenanya kebijakan sekolah rakyat saat ini perlu diubah.

“Sekolah rakyat harus mengacu dan kembali pada pendiri bangsa, itu lebih afektif dan dia harus turun kembali kepada rakyat seperti Bung Karno dulu. Intinya saya di sini sampaikan bahwa saya adalah penyambung lidah Bung Karno dari sisi pendidikan” Tutupnya (*).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....