Sopir Lajuran Wamena Tiom Minta Pemda Bangun Terminal
- 28 Okt 2025 12:01 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena: Komunitas sopir lajuran trayek Wamena – Tiom Kabupaten Lanny Jaya meminta pemerintah Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Jayawijaya maupun pemprov Papua Pegunungan untuk bisa memperhatikan fasilitas terminal Wamena Tiom.
Pasalnya, selama beberapa tahun sejak kabupaten Lanny Jaya dimekarkan dari Jayawijaya hingga berdirinya DOB Provinsi Papua Pegunungan, sopir lajuran Wamena Lanny Jaya tidak pernah memiliki fasilitas terminal yang layak. Terminalnya berpindah – pinda di beberapa ruas jalan.
“Kita punya terminal ini tidak pernah jadi sampai bertahun – tahun, kita dari Sinakma, pinda ke jalan Bhayangkara sampai pinda lagi di ujung jalan Irian, nah tidak tahu besok lagi mau pinda di mana” Kata Arius Wenda, ketua terminal lajuran Wamena – Tiom, kepada wartawan di Wamena, selasa (28/10/25).
Atas situasi tersebut Ia berharap agar pemerintah bisa memperhatikan keluhan para sopir trayek tersebut agar pihaknya bisa memiliki fasilitas terminal yang layak. “ Jadi tolong pemerintah Bisa perhatikan kita bangun terminal ini” Harapnya.
Senada juga disampaikan sekretaris terminal Kantius Wenda, menurutnya, aksi pemalangan yang sebelumnya dilakukan oleh para sopir merupakan bentuk protes untuk meminta perhatian pemerintah agar bisa merespon suara para sopir ini.
“Kami sopir terminal yang selama ini melayani lajuran Wamena Lanny Jaya kemarin kenapa bisa lakukan aksi, itu karena kami merasa beberapa tahun kami melayani tapi pemerintah tidak memperhatikan, tidak kasih kami tempat dan ruang yaitu terminal” Ujarnya.
Menurutnya, aspirasi tersebut pernah disampaikan ke Pemda Lanny Jaya di Tiom maupun Pemda Jayawijaya di Wamena, namun hingga kini belum pernah ada respon. Oleh karenanya, Ia bersama rekan – rekannya kembali bersuara agar pemerintahan yang baru bisa mengetahui masalah tersebut.
“Sehingga kami tidak lagi parkir di jalan – jalan karena setiap hari kami menghadapi masyarakat selalu marah karena mereka bilang kami bikin macet jalan, jadi tolong sebagai pemerintah bisa perhatikan kami anak – anak terminal ini” Harapnya.
Selain fasilitas, para sopir yang tergabung dalam Komunitas Lajuran Wamena Lanny Jaya itu menyatakan agar mobil rental Bandara Wamena tidak lagi memuat penumpang ke Tiom Lanny Jaya, sebab ijin trayek bandara berbeda dengan trayek sopir lajuran Tiom.
“Soal mobil Bandara itu saya rasa Dinas Perhubungan punya aturannya, jadi kami sebagai mobil lajuran Wamena punya ijin trayek Wamena Lanny Jaya sehingga kami merasa bahwa mobil Bandara itu tidak punya hak untuk mengangkut penumpang Wamena Lanny Jaya” Kata Wenda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....