Melalui Usulan DPR RI, ASN Pemda Jayawijaya Miliki Rumah Susun
- 08 Okt 2024 20:44 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena: Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemda Kabupaten Jayawijaya resmi memiliki Rumah Susun (Rusun) yang di sediahkan oleh Pemda Kabupaten setempat melalui aspirasi DPR RI. Rusun yang berlokasi di jalan Hom-hom Moai Distrik Hubikiak Kampung Musia Ima itu diresmikan Pj. Bupati Jayawijaya, Tonny M. Mayor, S.Pd, MM, Selasa (08/10/2024).
Peresmian rumah tiga lantai tipe 36 itu turut dihadiri Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Roberth Rouw, Selaku pejuang aspirasi atas didirikannya rumah susun bagi ASN Jayawijaya tersebut. Peresmian ditandai dengan Pengguntingan pita oleh Pj. Bupati Jayawijaya Tonny Mayor dan pembukaan kunci oleh Anggota DPR – RI Roberth Rouw. Sebanyak 44 ASN Pemda Jayawijaya akan menempati rumah susun yang baru diresmikan tersebut.
“Kami Pemerintah Daerah, pertama menyampaikan terimakasih untuk mantan pimpinan kami yang dulu bapak mantan Bupati (Jhon Ricard Banua) dan juga Bapak anggota DPR Republik Indonesia Bapak Roberth Rouw dan juga kepala Balai (PUPR Papua) juga teman-teman yang sudah membangun rumah susun bagi kami” Kata Pj. Bupati Jayawijaya, Tonny Mayor dalam sambutan.
Dikatakan, selain rumah susun bagi ASN, sebelumnya DPR RI melalui Roberth Rouw telah menghadirkan rumah layak huni bagi masyarakat di beberapa wilayah di Kabupaten Jayawijaya. “Jadi bukan hanya rumah ASN saja, ini supaya perlu diketahui bahwa sudah ada beberapa rumah yang sudah di bangun, selain itu juga ada jalan di daerah Kurulu, itu aspirasi masyarakat yang disampaikan lewat DPR RI” kata Bupati.
Ia menegaskan, Rusun tersebut sebagai tempat transit bagi ASN di Jayawijaya, bila yang bersangkutan sudah miliki rumah lebih layak maka digantikan oleh ASN yang belum punya rumah, karena rusun bentuknya barak dan merupakan asset Pemda. “Jadi nanti kita juga keluarkan tatatertib nanti melalui dinas perumahan supaya ada aturan yang berlaku karena ini asset Negara” Ujar Mayor.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw mengatakan, pendirian Rusun ASN Jayawijaya merupakan aspirasi masyarakat yang ketika itu disampaikan oleh Bupati Jayawijaya Jhon Ricard Banua (Mantan Bupati), aspirasi itu Ia menindaklanjuti sebagai seorang wakil rakyat di Pusat.
“Maka kami perjuangkan itu, 2020 kami mengusulkan dan tahun 2021 ini masuk dalam rencana dan ini adalah proyek atau program dari aspirasi anggota dewan. Ini bukan usulan Balai, ini adalah usul anggota dewan dan dilaksanakan oleh Balai” Ungkap Rouw.
Katanya, Ia mengusulkan 3 rumah susun untuk Kabupaten Jayawijaya masing-masing satu Rusun ASN yang telah diresmikan tadi dan dua Rusun untuk pendidikan yakni pendidikan Babtis yang saat ini dalam proses pembangunan sertan satu unit untuk STKIP Abdi Wacana Wamena. “Jadi itu adalah aspirasi, dia tidak datang begitu saja dan itu anggota dewan punya itu yang harus dibawa ke daerah pemilihannya, pelaksanaannya Balai yang lakukan itu, kami membahas anggaran bersama dengan kementerian di sana” kata Roberth Rouw.
“Ada porsi-porsi regular yang memang sudah disampaikan oleh pemerintah daerah usulan-usulan tetapi ada program yang namanya aspirasi anggota dewan, karena di dalam sumpah jabatan kami, ada kami bersumpah untuk memperjuangkan aspirasi daerah pemilihan, inilah wujudnya” ungkapnya lagi sembari menyebut anggota dewan dari daerah wajib perjuangkan aspirasi Dapil.
Sementara itu, Kepala Balai PUPR provinsi Papua Alexander Simon Lopulalang, selaku pelaksana pembangunan Rusun ASN mengatakan, Rusun itu dibangun dengan tahun anggaran 2021 – 2022 dan dilanjutkan anggaran 2023 – 2024 hingga selesai.
“Pada hari ini sudah selesai satu tower tipe 36 dengan dua kamar, satu kamar mandi, dapur dan tempat cuci. Satu kamar kapasitas 4 orang jadi kalau 44 unit (kamar) berarti ada sekitar 176 orang kalo berkeluarga bisa dua atau tiga dengan anak” Jelasnya.
Ia berharap Rusun tersebut dapat dijaga dan dirawat dengan baik karena seluruh kebutuhan setiap unit sudah dilengkapi, terdiri dari tempat tidur, kasur, kursi meja dan beberapa kebutuhan rumah lainnya. “ Penghuni mungkin tinggal bawa koper sama pakaian karena di dalam sudah ada mobile, ada satu tempat tidur bertingkat, satu tempat tidur king zize, jadi ini kelengkapan yang ada di Rusun. Biayanya tidak murah hamper 52 miliard” Ujarnya sembari berharap Rusun dapat dijaga dengan baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....