Mutiara Ramadan RRI Wamena: Ustadz Maman Ulas 10 Keutamaan Bulan Suci Ramadan
- 04 Mar 2026 13:04 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, WAMENA – Memasuki bulan suci yang penuh kemuliaan, program "Mutiara Ramadan" RRI Wamena kembali hadir menemani waktu senggang masyarakat Kabupaten Jayawijaya menjelang berbuka puasa.
Pada edisi kali ini, materi disampaikan oleh Ustadz Maman, S.Pd.I. dari Kementerian Agama Kabupaten Jayawijaya, yang mengupas tuntas mengenai "10 Keutamaan Bulan Ramadan".
Dalam penyampaiannya, Ustadz Maman menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, melainkan fase paling istimewa yang disebut oleh Rasulullah SAW sebagai Sayyidusy Syuhur atau penghulu segala bulan.
Ustadz Maman menjelaskan bahwa keutamaan pertama adalah Ramadan sebagai bulan penuh barakah (ziyadatul khair). Keberkahan ini tidak hanya bersifat spiritual melalui peningkatan ibadah, tetapi juga terlihat secara nyata dalam aspek sosial dan ekonomi masyarakat.
"Kita lihat Ramadan memang penuh keberkahan. Meningkatnya omzet para pedagang dan adanya THR bagi karyawan adalah bagian dari keberkahan itu. Namun, meningkatnya kualitas ibadah, tilawah, dan sedekah adalah keberkahan yang jauh lebih besar," ujarnya.
Lebih lanjut, poin kedua hingga kelima menyoroti aspek spiritual yang fundamental. Beliau mengutip QS. Al-Baqarah ayat 183 mengenai kewajiban berpuasa bagi orang beriman agar menjadi pribadi yang bertaqwa.
Selain itu, berdasarkan hadits riwayat Ahmad, Bukhari, dan Muslim, ia mengingatkan bahwa di bulan ini, pintu surga dibuka lebar, pintu neraka ditutup rapat, dan setan-setan dibelenggu.
"Ini adalah momentum bagi umat Islam untuk memaksimalkan amal shaleh tanpa hambatan godaan syaitan yang biasanya mengintai," tambah beliau.
Salah satu keajaiban Ramadan yang paling dinanti adalah kehadiran Lailatul Qadar. Ustadz Maman menjelaskan bahwa malam tersebut bernilai lebih baik dari seribu bulan atau setara dengan beramal selama kurang lebih 83 tahun. Hal ini menjadi kesempatan emas bagi umat Nabi Muhammad SAW untuk mengejar ketertinggalan umur dibandingkan umat terdahulu yang berusia panjang.
Selain itu, ia memaparkan bahwa Ramadan berfungsi sebagai penghapus dosa, baik dosa di antara dua Ramadan maupun dosa-dosa masa lalu bagi mereka yang berpuasa dengan landasan iman dan mengharap rida Allah (HR. Muttafaq 'Alaih).
Menutup kultumnya, Ustadz Maman membagikan poin kesembilan dan kesepuluh, yakni Ramadan sebagai waktu dikabulkannya doa, terutama menjelang berbuka puasa. Beliau juga menegaskan janji Allah SWT untuk membebaskan hamba-hamba-Nya dari api neraka pada setiap hari di bulan suci ini.
"Demikian 10 keutamaan Ramadan yang luar biasa ini. Mari kita syukuri dengan lebih giat beribadah dan melakukan amal shaleh, sebab keistimewaan ini tidak didapatkan oleh umat-umat sebelum Nabi Muhammad SAW," pungkasnya menutup siaran Mutiara Ramadan.
Program Mutiara Ramadan RRI Wamena sendiri terus konsisten menghadirkan narasumber berkompeten untuk memberikan edukasi religi bagi masyarakat di wilayah Pegunungan Papua selama bulan suci berlangsung.