Berburu Takjil, Simbol Toleransi di Wamena
- 22 Feb 2026 13:26 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena - Memasuki bulan suci Ramadan, umat Islam di Wamena mulai menjalankan ibadah puasa dengan khidmat. Suasana religi terasa di sejumlah masjid sejak hari pertama.
Menjelang waktu berbuka, warga memadati kawasan Mal Wamena dan sekitarnya. Pedagang musiman menjajakan aneka takjil khas Nusantara.
Menu seperti kolak, pisang ijo, es buah, dan gorengan menjadi favorit pembeli. Beberapa warga juga mencari kue kering dan kurma sebagai pelengkap berbuka.
Salah satu pedagang mengaku penjualan meningkat dibanding hari biasa. Ia menyebut omzet harian bisa naik dua kali lipat selama Ramadan.
Menurutnya, harga bahan pokok di Wamena relatif stabil meski pasokan terbatas. Distribusi bahan makanan tetap mengandalkan jalur udara dan darat.
Menariknya, pemburu takjil bukan hanya umat Islam. Warga non Muslim juga terlihat beramai-ramai berburu jajanan berbuka.
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengimbau pedagang menjaga kebersihan makanan. Warga juga diminta tetap tertib dan menjaga toleransi antarumat beragama.
Ramadan menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat Wamena. Semangat berbagi dan saling menghormati semakin terasa di tengah keberagaman Papua.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....