Adu Penalti Jadi Mimpi Buruk, Jerman dan Belanda Gagal ke 16 Besar
- 30 Jun 2026 15:02 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena - Babak 32 besar Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan kejutan besar. Dua tim unggulan Eropa, Jerman dan Belanda, harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat setelah kalah dramatis melalui adu penalti dari lawan masing-masing.
Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar sejak dimulainya fase gugur Piala Dunia 2026. Paraguay sukses menyingkirkan Jerman, sementara Maroko kembali membuktikan diri sebagai tim spesialis pembunuh raksasa dengan mengalahkan Belanda.
Jerman harus mengubur impian melangkah ke babak 16 besar setelah bermain imbang 1-1 melawan Paraguay hingga babak perpanjangan waktu. Pada babak adu penalti, Paraguay tampil lebih tenang dan menang dengan skor 4-3. Kekalahan ini sekaligus memperpanjang tren negatif Der Panzer di ajang Piala Dunia.
Sementara itu, pertandingan antara Belanda dan Maroko berlangsung tak kalah dramatis. Belanda sempat berada di atas angin setelah Cody Gakpo mencetak gol pembuka pada menit ke-72. Namun kemenangan yang sudah di depan mata buyar ketika Maroko mencetak gol penyama kedudukan melalui Issa Diop pada masa injury time. Skor imbang bertahan hingga extra time sehingga laga harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, Maroko kembali menunjukkan mental juara. Kiper Yassine Bounou (Bono) tampil sebagai pahlawan setelah menggagalkan tendangan pemain Belanda. Maroko akhirnya memastikan kemenangan 3-2 dalam adu penalti setelah Ismael Saibari berhasil mengeksekusi tendangan terakhir dan membuat mereka berhak melaju ke babak 16 besar.
Keberhasilan Maroko kembali menegaskan status mereka sebagai salah satu tim paling berbahaya di turnamen ini. Setelah mencatat sejarah sebagai semifinalis Piala Dunia 2022, Singa Atlas kembali menunjukkan bahwa keberhasilan tersebut bukan sekadar kebetulan. Di sisi lain, Paraguay juga layak mendapat sorotan. Tim asal Amerika Selatan itu tampil disiplin sepanjang pertandingan dan mampu meredam permainan Jerman hingga akhirnya memastikan kemenangan melalui adu penalti.
Babak 32 besar Piala Dunia 2026 sendiri mulai memperlihatkan betapa ketatnya persaingan dalam format baru yang diikuti 48 negara. Dari empat pertandingan awal fase gugur, dua di antaranya harus ditentukan melalui adu penalti, menunjukkan bahwa selisih kualitas antartim semakin tipis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....