Tingkat Kegemaran Membaca Lampaui Target Nasional

  • 13 Okt 2025 16:00 WIB
  •  Wamena

KBRN, Jayawijaya: Kabar gembira datang dari dunia literasi Indonesia. Indeks Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) nasional mencatat rekor positif pada tahun 2024 dengan capaian 72,44, berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS). 

Angka ini tidak hanya melampaui target nasional yang dipatok sebesar 71,3, tetapi juga menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya yang berada di level 66,77.

Pencapaian 72,44 ini melanjutkan tren kenaikan yang konsisten yang telah terlihat sejak tahun 2020. Ini mengindikasikan meningkatnya kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya membaca, baik melalui buku fisik maupun akses digital. 

Peningkatan ini merupakan sinyal positif bahwa upaya penguatan budaya literasi di Indonesia mulai membuahkan hasil. Meskipun capaian ini patut diapresiasi, kategorisasi TGM pada level 72,44 masih berada di predikat “sedang”. 

Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Adin Bondar, menegaskan bahwa kondisi ini menjadi pengingat bahwa literasi membaca di Indonesia masih perlu terus diperkuat agar benar-benar menjadi bagian dari budaya yang melekat di seluruh lapisan masyarakat. 

Fokus utama saat ini adalah memastikan akses literasi yang lebih merata, terutama di wilayah terpencil, melalui pembangunan dan pengembangan infrastruktur perpustakaan.

Kemajuan ini tidak datang dengan sendirinya. Ia merupakan buah dari upaya kolaboratif yang terjalin erat antara pemerintah, lembaga literasi, dan masyarakat. Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menjadi motor penggerak melalui berbagai kebijakan strategis seperti:

Replikasi Taman Bacaan Masyarakat Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS): Program ini bertujuan menjadikan perpustakaan sebagai pusat kegiatan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada membaca, tetapi juga peningkatan keterampilan hidup.

Pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK): Dana ini dialokasikan secara spesifik untuk pengembangan perpustakaan desa, menjamin ketersediaan fasilitas dan koleksi buku yang memadai di tingkat akar rumput.

Peningkatan ini juga didukung oleh data dan analisis mendalam dari Kajian Perpustakaan Indonesia 2024. Kajian ini menjadi bukti nyata dari sinergi nasional dalam mengukur dan meningkatkan minat baca. Kajian tersebut mencakup evaluasi terhadap penggunaan layanan perpustakaan, tingkat literasi, serta kondisi infrastruktur perpustakaan di seluruh penjuru Indonesia.

Dengan capaian TGM 2024 yang memecahkan rekor, Indonesia optimis untuk terus memperkuat fondasi literasi demi menciptakan masyarakat yang cerdas, inovatif, dan berbudaya membaca. Membaca adalah investasi masa depan bangsa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....