Makan Tanpa Sendok Dan Menggunakan Tangan
- 24 Okt 2025 20:05 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena: Makan tanpa sendok dan menggunakan tangan (atau di Indonesia sering disebut muluk atau ngariung) secara umum aman, dan bahkan merupakan tradisi yang dianjung-anjungkan di banyak budaya, termasuk di Indonesia.
Namun, keamanannya sangat bergantung pada satu syarat mutlak: kebersihan tangan.
Makan menggunakan tangan aman dan sehat asalkan Anda mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir sebelum makan.
Manfaat makan menggunakan tangan, Para ahli gizi dan studi medis menunjukkan bahwa makan menggunakan tangan dapat memberikan beberapa manfaat:
1. Meningkatkan Proses Pencernaan
Sentuhan langsung jari-jari pada makanan (suhu dan tekstur) akan mengirimkan sinyal ke otak dan perut bahwa Anda akan segera makan. Ini membantu mengaktifkan enzim pencernaan lebih cepat, yang dapat membuat proses pencernaan lebih efisien.
2. Mencegah Makan Berlebihan (Mindful Eating)
Makan dengan tangan cenderung membuat Anda makan lebih perlahan dan lebih sadar (mindful). Hal ini membantu tubuh lebih mudah mengenali sinyal kenyang, sehingga berpotensi mengurangi risiko makan berlebihan dan mencegah diabetes tipe 2.
3. Sensor Alami
Tangan berfungsi sebagai sensor suhu alami. Anda dapat merasakan apakah makanan terlalu panas sebelum menyuapkannya ke mulut, yang mengurangi risiko luka bakar di mulut.
4. Meningkatkan Rasa
Bagi banyak orang, kontak langsung tangan dengan makanan meningkatkan pengalaman sensorik dan membuat makanan terasa lebih nikmat (muluk).
Bahaya makan menggunakan tangan bukan terletak pada cara makannya, melainkan pada kebersihan tangan itu sendiri. Tangan adalah salah satu bagian tubuh yang paling sering terpapar kuman.
Jika Anda tidak mencuci tangan dengan baik, risiko yang mungkin terjadi adalah:
1. Penyakit Menular
Bakteri berbahaya seperti Escherichia coli atau Salmonella, serta kuman penyebab penyakit lain, dapat berpindah dari tangan yang kotor ke makanan, lalu masuk ke sistem pencernaan Anda.
2. Gangguan Pencernaan
Hal ini dapat memicu infeksi saluran cerna, seperti diare, sakit perut, mual, dan muntah.
Di Indonesia, makan dengan tangan adalah tradisi yang lumrah, terutama untuk makanan seperti nasi, ayam, dan sambal. Adab utama yang selalu ditekankan adalah:
1. Mencuci Tangan, wajib mencuci tangan sebelum dan setelah makan.
2. Menggunakan Tangan Kanan
Secara umum, dianjurkan menggunakan tangan kanan untuk menyuap makanan, terutama dalam budaya Islam dan tradisi kesopanan di Indonesia.
3. Bersikap Rapi
Usahakan tidak mengeluarkan suara mengecap yang keras saat mengunyah dan menyuap makanan secukupnya (tidak terlalu besar).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....