Harga Bitcoin Hari Ini Masih Tertekan, Sempat Jatuh ke Titik Terendah sejak 2024
- 10 Jun 2026 18:08 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena — Pasar kripto kembali bergejolak. Berdasarkan data terbaru per Rabu (10/6) pukul 06.56 UTC, harga Bitcoin tercatat berada di kisaran Rp1,10 miliar atau sekitar US$67.800 per koin. Kendati angka ini menunjukkan pergerakan, mata uang kripto nomor satu di dunia tersebut dinilai masih berada di bawah tekanan yang cukup besar.
Sebelumnya, Bitcoin bahkan sempat merosot tajam hingga menyentuh level US$59.099 atau sekitar Rp960 juta per koin. Titik tersebut tercatat sebagai level terendah Bitcoin sejak Oktober 2024.
Lantas, apa yang menyebabkan lesunya pergerakan pasar kripto belakangan ini? Melansir laporan dari CNBC, penurunan tajam pada nilai Bitcoin ini tidak terjadi begitu saja, melainkan dipicu oleh kombinasi dari aksi korporasi dan rilis data makroekonomi.
Salah satu pemicu utama datang dari aksi jual Bitcoin secara masif oleh Strategy, perusahaan milik Michael Saylor yang selama ini dikenal sebagai salah satu pemegang Bitcoin terbesar.
Rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) menunjukkan hasil lebih kuat dari perkiraan membuat peta investasi berubah. Akibatnya, banyak investor memilih keluar sementara waktu dari aset berisiko tinggi seperti kripto.
Para investor kini cenderung mengamankan modal mereka dengan beralih ke instrumen investasi lain yang dianggap lebih aman dan stabil di tengah situasi ekonomi saat ini.
Jika melihat ke belakang, harga Bitcoin saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sejarahnya. Pada Oktober 2025, Bitcoin sempat meroket hingga mencapai sekitar US$126.000 atau setara dengan Rp2 miliar per koin.
Sejumlah analis yang dikutip oleh CNBC menilai bahwa penurunan minat terhadap aset kripto dipengaruhi oleh munculnya primadona baru di pasar saham. Dana besar milik investor dilaporkan mulai mengalir deras ke sektor lain yang sedang naik daun, khususnya saham AI (Kecerdasan Buatan dan teknologi. Pengalihan tren investasi inilah yang membuat volume perdagangan kripto cenderung menyusut.
Meski tren saat ini menunjukkan pelemahan, sentimen di kalangan pelaku pasar tidak sepenuhnya negatif. Bagi sebagian investor, koreksi harga yang signifikan ini justru dipandang sebagai peluang emas untuk menambah portofolio investasi Bitcoin di harga yang lebih murah.
Fundamental Bitcoin dinilai masih cukup kuat. Penurunan tajam seperti ini merupakan siklus yang pernah beberapa kali terjadi di pasar kripto sebelum akhirnya harga kembali pulih dan mencetak rekor baru dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....