Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak? Kenali Manfaat dan Risikonya
- 05 Agt 2026 03:33 WIB
- Wamena
Poin Utama
- Menjaga kebersihan tubuh, termasuk merawat bulu ketiak, merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat.
- Mencukur bulu ketiak lebih cepat dan kurang menyakitkan dibandingkan dengan mencabutnya.
- Penggunaan alat yang kurang bersih atau teknik yang tidak tepat saat mencukur dapat menyebabkan iritasi, luka kecil, atau rambut tumbuh ke dalam.
RRI.CO.ID, Wamena – Menjaga kebersihan tubuh merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat, termasuk dalam merawat bulu ketiak. Banyak orang memilih mencukur atau mencabut bulu ketiak demi alasan kebersihan maupun penampilan.
Mencukur bulu ketiak umumnya lebih cepat dan tidak terlalu menimbulkan rasa sakit. Namun, jika dilakukan dengan alat yang kurang bersih atau teknik yang kurang tepat, tindakan ini dapat menyebabkan iritasi, luka kecil, atau rambut tumbuh ke dalam.
Sementara itu, mencabut bulu ketiak dapat membuat hasilnya bertahan lebih lama karena bulu tercabut hingga ke akar. Namun, cara ini berpotensi menimbulkan rasa nyeri dan meningkatkan risiko peradangan pada folikel rambut jika kebersihan tidak diperhatikan.
Para ahli kesehatan menyarankan agar masyarakat selalu menggunakan alat yang bersih, menjaga kebersihan area ketiak, serta menghindari penggunaan deodoran berbahan keras sesaat setelah mencukur atau mencabut bulu untuk mengurangi risiko iritasi.
Pada dasarnya, mencukur maupun mencabut bulu ketiak merupakan pilihan pribadi. Yang terpenting adalah dilakukan dengan cara yang aman dan tetap menjaga kebersihan kulit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....