Sering Minum Suplemen Pagi? Simak Faktanya
- 03 Jul 2026 13:36 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena– Mengonsumsi suplemen sudah menjadi kebiasaan banyak orang untuk menjaga kesehatan. Meski demikian, waktu konsumsi yang kurang tepat justru dapat mengurangi manfaat suplemen bahkan menimbulkan efek samping, terutama jika diminum saat perut kosong pada pagi hari.
Para ahli menyebutkan bahwa beberapa vitamin dan mineral membutuhkan kondisi tertentu agar dapat diserap secara optimal oleh tubuh. Karena itu, masyarakat disarankan tidak hanya memperhatikan jenis suplemen yang dikonsumsi, tetapi juga waktu terbaik untuk mengonsumsinya.
| Baca juga: Manfaat Minum Air Putih Saat Perut Kosong |
Zat besi, misalnya, sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan kopi atau teh karena kandungan polifenol dalam kedua minuman tersebut dapat menghambat penyerapannya. Sebaliknya, zat besi akan lebih mudah diserap apabila dikonsumsi bersama sumber vitamin C.
Suplemen zink juga lebih aman diminum setelah makan. Konsumsi saat perut kosong dapat memicu rasa mual, iritasi pada lambung, hingga muntah pada sebagian orang.
Magnesium dan kalsium pun memiliki waktu konsumsi yang lebih ideal pada siang atau malam hari. Selain berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan jika dikonsumsi saat perut kosong, magnesium juga sering dimanfaatkan untuk membantu relaksasi dan kualitas tidur. Adapun kalsium karbonat lebih efektif diserap ketika diminum bersama makanan.
Selain itu, vitamin A, D, E, dan K memerlukan lemak dari makanan agar penyerapannya maksimal. Oleh sebab itu, vitamin larut lemak tersebut lebih dianjurkan dikonsumsi saat makan utama dibandingkan pada pagi hari sebelum sarapan.
Sementara vitamin C, meskipun dikenal mampu meningkatkan daya tahan tubuh, tetap perlu dikonsumsi secara bijak. Dosis tinggi vitamin C saat perut kosong dapat menyebabkan nyeri lambung, mual, atau diare, sehingga lebih baik diminum setelah makan dan dibagi menjadi beberapa kali konsumsi bila diperlukan.
Dengan menerapkan waktu konsumsi yang tepat, manfaat suplemen dapat diperoleh secara optimal sekaligus mengurangi risiko efek samping. Meski demikian, suplemen tidak dapat menggantikan pola makan bergizi seimbang dan gaya hidup sehat sebagai fondasi utama dalam menjaga kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....