Air Es Ternyata Bisa Merusak Tubuhmu?
- 01 Jul 2026 11:48 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena - Secara medis, anggapan bahwa air es atau air dingin bisa merusak organ tubuh secara permanen adalah mitos. Tubuh manusia memiliki sistem pengaturan suhu alami (termoregulasi) yang sangat canggih. Ketika Anda meminum air es, tubuh akan langsung menyesuaikan suhunya agar sama dengan suhu inti tubuh sebelum air tersebut diserap lebih lanjut.
Meski demikian, minum air es bisa memicu beberapa reaksi tubuh yang bersifat sementara. Reaksi ini bukanlah bentuk kerusakan, melainkan respons alami tubuh terhadap suhu dingin. Dilansir dari beberapa sumber, Berikut adalah beberapa efek minum air es bagi tubuh yang perlu Anda ketahui:
Efek Samping Sementara Meminum Air Es
1. Pembekuan Otak (Brain Freeze)
Pernahkah Anda merasa sakit kepala mendadak setelah minum air es atau makan es krim terlalu cepat? Kondisi ini dikenal sebagai brain freeze. Suhu dingin yang mengenai langit-langit mulut memicu penyempitan pembuluh darah di area kepala secara tiba-tiba, yang kemudian mengirimkan sinyal nyeri ke otak. Efek ini akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa menit.
2. Memperparah Gejala Achalasia
Bagi orang yang memiliki kondisi medis bernama achalasia (gangguan pada otot kerongkongan yang membuatnya sulit menyalurkan makanan ke lambung), minum air es sangat tidak disarankan. Air dingin dapat memperparah kekakuan otot kerongkongan ini, sehingga makanan menjadi semakin sulit tertelan.
3. Mengentalkan Lendir (Mukus) di Hidung
Sebuah studi menunjukkan bahwa meminum air es dapat membuat lendir di saluran pernapasan menjadi lebih kental dan sulit mengalir. Oleh karena itu, jika Anda sedang flu, batuk, atau pilek, minum air es bisa membuat hidung terasa semakin tersumbat.
| Baca juga: Manfaat Minum Teh Serai Di Pagi Hari |
4. Memicu Sakit Kepala pada Penderita Migrain
Bagi orang yang aktif mengalami atau memiliki riwayat migrain, rangsangan suhu dingin dari air es pada saraf di mulut dapat memicu timbulnya sakit kepala sebelah.
Mitos vs Fakta Seputar Air Es
Banyak sekali informasi keliru yang beredar di masyarakat mengenai air es. Mari kita luruskan faktanya secara medis:
Mitos: Air es membekukan lemak di perut dan bikin gemuk.
Fakta: Air es tidak mengandung kalori sama sekali (0 kalori). Air dingin tidak bisa membekukan lemak di dalam lambung karena suhu tubuh kita akan langsung menghangatkannya. Faktor utama yang membuat berat badan naik adalah asupan kalori berlebih, misalnya jika Anda minum es teh manis, es sirup, atau boba, bukan karena faktor air es-nya.
Mitos: Air es menyebabkan serangan jantung.
Fakta: Pada orang sehat, air es tidak menyebabkan serangan jantung. Memang benar ada refleks saraf (saraf vagus) yang bisa memperlambat detak jantung sejenak saat terkena suhu dingin ekstrem, namun ini sangat jarang berakibat fatal kecuali pada orang yang sudah memiliki penyakit jantung koroner stadium lanjut.
Kapan Waktu Terbaik Minum Air Es?
Minum air dingin justru sangat direkomendasikan dalam kondisi tertentu:
- Saat berolahraga atau cuaca panas, air es membantu menurunkan suhu inti tubuh yang melonjak akibat aktivitas fisik atau cuaca ekstrem, sehingga Anda terhindar dari heat stroke dan dehidrasi.
- Saat demam air es membantu menyejukkan tubuh dari dalam secara perlahan.
Air es aman dikonsumsi dan tidak merusak tubuh. Namun, jika Anda sedang flu, memiliki gigi sensitif, atau mengidap migrain, sebaiknya pilihlah air dengan suhu ruang atau air hangat demi kenyamanan Anda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....