Respons Isu Kebersihan, Komisi C DPRK Jayawijaya Sidak RSUD Wamena
- 29 Apr 2026 22:33 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena - Menanggapi sorotan publik terkait kondisi fasilitas kebersihan di RSUD Wamena, Komisi C DPRK Jayawijaya melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke rumah sakit tersebut, pada Selasa (28/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan dan fasilitas yang diterima pasien memenuhi standar kesehatan.
Ketua Komisi C DPRK Jayawijaya, Agus Logo, menyatakan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lapangan setelah menerima laporan terkait alas tempat tidur (sprei) yang dianggap tidak layak pakai.
"Kami langsung turun sidak ke RSUD Wamena. Kami melihat sendiri bahwa barang-barang yang dikeluhkan sudah langsung diganti oleh pihak rumah sakit. Sistem pelayanan pun telah diubah untuk mencegah hal serupa terulang," ujarnya.
Agus menjelaskan, pihak rumah sakit kini telah menerapkan kebijakan penggunaan alas tidur sekali pakai (disposable) bagi setiap pasien. Langkah ini diambil untuk menjaga higienitas dan mencegah terjadinya penularan penyakit di lingkungan rumah sakit.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi C Agus Logo juga menyoroti beban operasional RSUD Wamena. Mengingat rumah sakit ini menjadi rujukan bagi pasien dari berbagai kabupaten di wilayah pegunungan, Agus mengajak pemerintah daerah di wilayah sekitar untuk turut berkontribusi.
"Pasien yang ada di sini bukan hanya dari Jayawijaya saja, tetapi dari kabupaten-kabupaten tetangga. Oleh karena itu, kami mohon kepada bupati-bupati di wilayah sekitar untuk bersama-sama membantu memberikan perhatian dan dukungan fasilitasi bagi RSUD Wamena, agar pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat di wilayah ini dapat lebih maksimal," jelasnya.
Sementara itu Direktur RSUD Wamena, dr. Charles Christian Ratulangi, menyampaikan apresiasi atas masukan masyarakat dan kunjungan dari Komisi C DPRK Jayawijaya. Pihak manajemen berkomitmen penuh untuk melakukan perbaikan berkelanjutan.
"Terima kasih atas masukan yang disampaikan. Kami langsung mengambil tindakan perbaikan. Untuk alas tidur, kami kini mengupayakan penggunaan yang sekali pakai (buang) setelah satu pasien selesai ditangani. Ini penting untuk mencegah risiko penularan antarpasien maupun kepada petugas medis," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa selain alas sekali pakai, pihak rumah sakit juga tetap menggunakan standar pembersihan untuk perlengkapan kain lainnya agar sterilitas tetap terjaga.
Pihak RSUD Wamena menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar pelayanan kepada masyarakat terus meningkat dan memberikan kenyamanan maksimal bagi setiap pasien yang dirawat.(Amatus H)*
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....