Papua Pegunungan Perkuat Kapasitas Tenaga Medis lewat Simposium IDI Jayawijaya

  • 22 Apr 2026 11:35 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui penguatan kapasitas tenaga medis.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pembukaan Simposium Ilmiah dan Musyawarah Daerah Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jayawijaya yang digelar di Etaima Ballroom Pilamo Hotel, Wamena.

Kegiatan ini dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Papua Pegunungan, Wasuok Demianus Siep, dan dihadiri anggota IDI se-Papua Pegunungan serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutan Gubernur Papua Pegunungan yang dibacakan Wasuok Demianus Siep, pemerintah memberikan apresiasi atas inisiatif IDI Jayawijaya dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Simposium ini dinilai strategis untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan di layanan primer.

Pemerintah juga menyoroti berbagai tantangan di wilayah Papua Pegunungan, seperti kondisi geografis, keterbatasan akses, serta minimnya tenaga kesehatan. Meski demikian, pemerintah optimistis tantangan tersebut dapat diatasi melalui kolaborasi bersama organisasi profesi.

Sementara itu, Bupati Jayawijaya melalui Penjabat Sekretaris Daerah, Tinggal Wusono, menekankan pentingnya forum ilmiah sebagai sarana memperbarui wawasan tenaga medis terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.

Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antar tenaga kesehatan serta melahirkan kepemimpinan IDI Jayawijaya periode 2026–2029 yang mampu membawa organisasi semakin maju.

Ketua IDI Cabang Jayawijaya, dr. Lorina, menegaskan bahwa IDI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan juga wadah perjuangan moral dan intelektual bagi para dokter. Ia mengajak seluruh tenaga medis untuk memperkuat solidaritas, menjaga integritas, serta meningkatkan empati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam membangun sistem kesehatan Papua Pegunungan yang lebih tangguh dan adaptif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....