Ini Waktu Ideal Ganti Pakaian Dalam, Cegah Infeksi
- 02 Des 2025 10:21 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena: Pakaian dalam yang kita kenakan setiap hari, ternyata memiliki batas waktu pakai yang jauh lebih singkat. Meski rutin dicuci, ahli kesehatan merekomendasikan penggantian berkala untuk memutus rantai penumpukan mikroorganisme berbahaya seperti bakteri dan jamur.
Penumpukan patogen ini dapat memicu serangkaian masalah kesehatan, mulai dari iritasi kulit, gatal-gatal, ruam, infeksi jamur, hingga sistitis (radang kandung kemih).
Efektivitas mencuci pakaian dalam akan menurun seiring waktu. Pencucian, terutama pada suhu rendah atau tanpa penggunaan disinfektan khusus, sering kali tidak mampu sepenuhnya menyingkirkan mikroorganisme yang sudah menetap di serat kain.
Menurut studi, mikroorganisme dapat bertahan hidup di serat kain hingga 45 hari, bahkan setelah proses pencucian. Oleh karena itu, langkah pencegahan terbaik adalah dengan mengganti pakaian dalam secara teratur.
Para ahli dan dokter memberikan panduan spesifik mengenai kapan seharusnya membuang dan mengganti pakaian dalam lama.
Pakaian dalam biasa, direkomendasikan untuk diganti setiap enam bulan sekali. Periode ini dianggap ideal untuk memastikan kebersihan maksimal dan menjaga kesehatan area intim.
Pakaian dalam berbahan renda (Lace Underwear), memiliki masa pakai yang jauh lebih singkat. Dokter menyarankan untuk tidak menggunakannya lebih dari tiga bulan.
Serat halus pada bahan renda memiliki kecenderungan untuk menyimpan patogen lebih lama dan lebih sulit untuk dibersihkan secara tuntas.
Menjaga kebersihan pakaian dalam bukan hanya soal kenyamanan, tetapi merupakan bagian krusial dari perawatan kesehatan reproduksi dan kebersihan pribadi secara menyeluruh.
| Baca juga: Memilih Skincare Simpel untuk Wajah Seneitif |
Berikut tips cepat pakaian dalam agar tahan lama dan higienis:
- Gunakan air panas (jika memungkinkan), sesekali cuci pakaian dalam pada suhu yang lebih tinggi untuk membantu membunuh bakteri. Perlu dingat bahwa ini tidak menghilangkan kebutuhan untuk penggantian rutin.
- Hindari pelembut kain, pelembut kain dapat meninggalkan residu yang justru memerangkap bakteri.
- Keringkan dengan sempurna. Pastikan pakaian dalam benar-benar kering sebelum disimpan atau dikenakan.
Dengan mengikuti panduan ini, semoga dapat meminimalkan risiko infeksi dan menjaga kesehatan pribadi secara optimal.
Sumber: Healthline (2022), The Independent (2021), Medical News Today (2023).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....