Gejala Kerusakan Ginjal Yang Terasa Dipagi Hari

  • 01 Nov 2025 17:00 WIB
  •  Wamena

KBRN, Wamena: Terdapat beberapa tanda atau gejala awal kerusakan ginjal yang seringkali lebih terlihat atau terasa saat pagi hari, menurut para dokter dan sumber kesehatan.

Penting untuk diingat bahwa gejala ini juga bisa disebabkan oleh kondisi lain. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini secara terus-menerus, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut dan diagnosis yang tepat.

Berikut adalah beberapa gejala kerusakan ginjal yang sering muncul atau lebih kentara di pagi hari:

1. Wajah Bengkak (terutama di sekitar mata) atau Mata Sembap

Hal ini disebabkan oleh retensi (penumpukan) cairan dan natrium karena ginjal tidak mampu membuangnya secara efektif. Pembengkakan ini seringkali lebih terlihat di wajah, terutama area sekitar mata, saat bangun tidur setelah berbaring semalaman.

2. Urine Berbusa atau Berbuih

Munculnya busa yang banyak dan tidak hilang-hilang pada urine, terutama pada urine pertama di pagi hari yang lebih pekat, bisa menjadi tanda adanya protein berlebih (proteinuria) dalam urine. Ini menunjukkan bahwa ginjal (penyaringnya) tidak bekerja dengan baik dan membocorkan protein.

3. Kelelahan dan Linglung di Pagi Hari (Brain Fog)

Meskipun sudah cukup tidur, Anda mungkin merasa sangat lelah, lemah, atau sulit berkonsentrasi/berpikir jernih (sering disebut brain fog). Hal ini terjadi karena ginjal yang rusak gagal membuang racun secara efektif, menyebabkan penumpukan limbah dalam darah yang memicu kelelahan dan gangguan kognitif.

4. Kulit Terlalu Kering dan Gatal

Penumpukan racun dan limbah dalam darah akibat fungsi ginjal yang terganggu dapat memicu rasa gatal berlebihan (pruritus uremik) dan membuat kulit menjadi sangat kering. Kondisi ini bisa terasa lebih parah di pagi hari akibat dehidrasi ringan selama tidur.

5. Bau Napas Tidak Sedap (Bau Amonia/Logam)

Jika bau mulut di pagi hari sangat tidak sedap, seperti bau amonia atau terasa logam di mulut (uremic fetor), hal ini bisa menjadi tanda penumpukan limbah racun (urea) dalam darah.

Gejala-gejala di atas hanyalah tanda peringatan awal. Hanya dokter yang dapat menegakkan diagnosis melalui pemeriksaan fisik dan tes laboratorium (darah, urine). Jangan menunda pemeriksaan jika Anda mencurigai adanya masalah kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....