Apa itu Hiperhidrosis?
- 10 Okt 2025 12:26 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena: Hiperhidrosis adalah kondisi medis yang ditandai dengan produksi keringat berlebihan (eksesif), jauh melebihi jumlah yang normal atau diperlukan oleh tubuh untuk mengatur suhu.
Pada orang normal, keringat keluar saat cuaca panas, berolahraga, atau sedang cemas. Namun, penderita hiperhidrosis akan berkeringat secara berlebihan bahkan ketika mereka sedang istirahat atau berada dalam cuaca dingin. Gejala utama adalah keluarnya keringat yang sangat banyak dan terlihat jelas tanpa adanya pemicu yang rasional. Area tubuh yang paling sering terkena adalah telapak tangan (palmar),telapak kaki (plantar) ketiak (aksila) dan wajah dan dahi (kraniofasial)
Kondisi ini dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti sulit memegang pena, sulit membuka pintu, atau pakaian cepat basah, yang seringkali menyebabkan masalah emosional dan sosial (kecemasan, rendah diri, atau malu). Hiperhidrosis umumnya dibagi menjadi dua jenis utama berdasarkan penyebabnya:
1. Hiperhidrosis Primer (Fokal)
Ini adalah jenis yang paling umum (sekitar 90% kasus). Tidak diketahui secara pasti, tetapi diduga karena aktivitas berlebihan dari sistem saraf simpatis (saraf yang mengendalikan kelenjar keringat), yang membuat kelenjar keringat terlalu sensitif dan aktif. Kondisi ini seringkali bersifat genetik (diturunkan dalam keluarga). Keringat berlebih cenderung terlokalisasi hanya pada satu atau beberapa area tubuh saja (tangan, kaki, ketiak). Biasanya tidak terjadi saat tidur. Kondisi ini sering muncul sejak masa kanak-kanak atau remaja.
2. Hiperhidrosis Sekunder (General)
Jenis ini lebih jarang terjadi. Disebabkan oleh kondisi medis lain yang mendasarinya atau merupakan efek samping dari obat-obatan tertentu. Keringat berlebih terjadi di seluruh tubuh (general) dan seringkali terjadi saat tidur malam (berkeringat malam). Contoh penyebabnya antara lain diabetes, gangguan tiroid (Hipertiroidisme), menopause (fase hot flashes), Infeksi tertentu dan gangguan sistem saraf.
Jika Anda mengalami keringat berlebih yang mengganggu, apalagi jika disertai gejala lain (seperti nyeri dada, pusing, atau penurunan berat badan), sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....