Sony Resmi Hentikan Produksi Game Fisik PlayStation Mulai Januari 2028
- 04 Jul 2026 06:12 WIB
- Wamena
Poin Utama
- Sony Interactive Entertainment akan menghentikan total produksi disc fisik untuk semua game PlayStation baru mulai Januari 2028 dan akan mendistribusikan semua judul baru secara digital melalui PlayStation Store.
- Keputusan ini didasarkan pada pergeseran masif preferensi konsumen global yang lebih memilih format digital dibandingkan fisik, dengan mayoritas gamer kini mengakses game melalui platform digital.
- Transisi ke digital murni akan menghilangkan kemampuan pemain untuk meminjamkan, menyewa, atau menjual kembali kaset bekas, sementara akses jangka panjang sepenuhnya bergantung pada stabilitas server Sony dan status akun PSN.
RRI.CO.ID, WAMENA – Langkah radikal diambil oleh raksasa hiburan Sony Interactive Entertainment (SIE). Melalui pengumuman resmi yang dirilis di PlayStation Blog, Sony memastikan bakal menghentikan total produksi piringan cakram (disc/kaset) fisik untuk semua game baru di konsol PlayStation mulai Januari 2028 mendatang.
Keputusan besar ini diambil menyusul pergeseran masif tren industri dan preferensi konsumen global, di mana mayoritas gamer kini jauh lebih memilih format digital dibandingkan fisik. Setelah tenggat waktu yang ditentukan, semua judul game baru PlayStation hanya akan didistribusikan secara digital lewat PlayStation Store maupun dalam bentuk kode aktivasi digital di toko ritel.
Sid Shuman, selaku Senior Director Sony Interactive Entertainment Content Communications, menegaskan bahwa langkah ini merupakan arah alami bagi perusahaan untuk beradaptasi dengan tren zaman.
"Preferensi publik terhadap media digital saat ini telah melampaui pertumbuhan media fisik secara signifikan. Transisi ini memungkinkan kami menyelaraskan diri secara lebih erat dengan bagaimana komunitas kami mengakses dan memainkan game hari ini," ungkap Sid Shuman dalam rilis resmi PlayStation.Blog tertanggal 1 Juli 2026.
Kebijakan transisi digital ini dipastikan tidak akan memberikan dampak apa pun pada game-game fisik yang telah dirilis, maupun game yang dijadwalkan meluncur dalam format kaset sebelum Januari 2028.
Keputusan Sony mematikan kaset fisik PlayStation memicu gelombang diskusi hangat di kalangan komunitas gamer. Dampak terbesar dari transisi full digital ini adalah hilangnya kemampuan pemain untuk saling meminjamkan game, menyewa, ataupun menjual kembali kaset bekas untuk judul-judul game rilisan pasca-2028.
Artinya, mekanisme pembelian game digital kini murni bersifat kepemilikan lisensi yang terikat erat pada akun PlayStation Network (PSN) pengguna, bukan kepemilikan file permanen yang terlepas dari jaringan. Akses jangka panjang para pemain sepenuhnya akan bergantung pada stabilitas server Sony dan status keaktifan akun.
Selain menghentikan jalur produksi fisik untuk masa depan, Sony juga bergerak agresif untuk merestrukturisasi infrastruktur digital lama mereka. Bersamaan dengan kebijakan baru tersebut, layanan PlayStation Store untuk konsol generasi lawas seperti PlayStation 3 (PS3) dan PlayStation Vita (PS Vita) juga dipastikan akan resmi dimatikan.
Platform-platform lawas tersebut tidak lagi menerima pembelian konten baru, memaksa seluruh ekosistem bergerak maju ke era digital modern. Menghadapi perubahan lanskap ini, para gamer disarankan untuk mulai mengelola strategi digital library mereka dengan lebih cermat, melakukan backup data secara berkala, serta mengantisipasi transisi penuh ke ekosistem berbasis online.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....