Stafsus HAM: Kebebasan Pers di Indonesia Makin Baik

  • 20 Mei 2026 15:02 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID-Wamena, Staf Khusus Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Thomas Harming Suwarta menegaskan bahwa kebebasan pers di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa demokrasi dan penghormatan HAM semakin maju.

Pernyataan itu disampaikan Thomas saat mengikuti kegiatan jalan santai (fun walk) bersama insan media dan masyarakat dalam rangka peringatan World Press Freedom Day 2026 di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Thomas mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan ruang penting bagi pembangunan HAM, termasuk dalam menjamin kebebasan pers di Indonesia.

“Pemerintahan Presiden Prabowo yang memberi ruang penting bagi pembangunan HAM sudah otomatis memberi ruang kebebasan pers. Hal itu tidak perlu diragukan lagi,” kata Thomas.

Ia menegaskan kebebasan pers merupakan bagian dari hak asasi manusia sehingga negara wajib menjamin penghormatan, perlindungan, penegakan, pemajuan, dan pemenuhan hak-hak pers.

“Kebebasan pers sejatinya adalah hak asasi. Karena itu, baik pemerintah maupun masyarakat harus terus mendorong ekosistem pers yang bebas, independen, dan tetap menjadi suara kepentingan publik,” ujarnya.

Menurut Thomas, di tengah ledakan informasi di berbagai platform digital, media arus utama dituntut terus meningkatkan kualitas jurnalistik.

“Media arus utama yang telah lama bekerja dengan standar jurnalistik ketat kami harapkan terus bertumbuh dengan kualitas yang makin baik,” katanya.

Kementerian HAM, lanjut Thomas, juga berkomitmen memperkuat perlindungan HAM bagi jurnalis. Dalam waktu dekat, kementerian akan menggelar kelas khusus HAM untuk para jurnalis.

“Selain membantu literasi HAM untuk jurnalis, kegiatan itu juga dalam rangka memastikan perlindungan HAM para jurnalis,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menilai kegiatan fun walk bersama insan pers menjadi momentum memperkuat komitmen menjaga prinsip-prinsip jurnalistik.

“Kegiatan ini memberikan suasana kehangatan, keakraban, dan juga komitmen bahwa pers semakin eksis mempertahankan objektivitas, profesionalitas, dan etika,” kata Komaruddin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....