Pemkab Jayawijaya Launching Sekolah Lansia GKI Betlehem

  • 23 Apr 2026 19:33 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) resmi meluncurkan program Sekolah Lansia GKI Betlehem. Kegiatan tersebut berlangsung di Gereja GKI Wamena pada Kamis (23/4/2026).

Mengusung tema “Lansia Bahagia, Keluarga Sejahtera, Daerah Maju”, program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat di tengah keluarga maupun masyarakat.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya atas pelaksanaan program tersebut. Ia menegaskan bahwa Sekolah Lansia merupakan program prioritas nasional dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

“Sekolah Lansia ini bukan pendidikan formal, melainkan wadah pembelajaran nonformal bagi warga usia di atas 60 tahun dalam satu komunitas. Mereka akan mendapat penguatan dari berbagai sektor seperti kesehatan, sosial, gereja, hingga psikolog,” ujarnya.

Menurutnya, Sekolah Lansia memiliki kurikulum dengan 12 kali pertemuan yang dapat diselesaikan dalam 4 hingga 6 bulan. Program ini juga memiliki jenjang berkelanjutan yang disebut Standar 1, Standar 2, dan Standar 3 (S1, S2, S3).

Sarles menambahkan, program ini telah berjalan di berbagai provinsi di Indonesia dan kini mulai dikembangkan di Tanah Papua, termasuk Provinsi Papua, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan. Ke depan, program serupa juga akan dilaksanakan di Papua Tengah.

Selain peluncuran Sekolah Lansia, BKKBN juga memberikan edukasi Kesehatan Reproduksi (Kespro) kepada Persekutuan Angkatan Muda (PAM) GKI Betlehem. Hal ini dilakukan sebagai upaya membekali generasi muda dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan kehidupan sosial.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Jayawijaya, Tinggal Wusono, menyampaikan bahwa program Sekolah Lansia merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperkuat kualitas hidup masyarakat usia lanjut.

“Melalui program ini, para lansia diharapkan dapat memahami pola hidup sehat serta mempersiapkan diri secara sosial dan spiritual dalam menjalani masa lanjut usia,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan program ini akan melibatkan lintas sektor, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta Dinas Pendidikan, guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas kegiatan.

Dukungan juga datang dari Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, Ny. Idawati Waromi Murip. Ia menyatakan bahwa TP PKK siap berkolaborasi dalam menjalankan program Sekolah Lansia, terutama melalui Pokja yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan kesehatan.

“Kami dari TP PKK sangat mendukung program ini dan siap mengambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan ke depan, termasuk menyesuaikan dengan kurikulum yang telah disusun,” ujarnya.

Melalui peluncuran Sekolah Lansia ini, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap dapat menciptakan lansia yang berdaya, sehat, serta tetap berkontribusi dalam kehidupan keluarga dan masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....