Nokia Ganti Logo Setelah 60 Tahun, Fokus B2B
- 23 Okt 2025 11:04 WIB
- Wamena
KBRN, Barcelona: Raksasa teknologi asal Finlandia, Nokia Corporation, secara resmi mengumumkan perubahan identitas mereknya dengan meluncurkan logo baru yang futuristik dan minimalis di ajang Mobile World Congress (MWC) 2023 di Barcelona.
Perubahan logo ini, yang pertama dalam enam dekade, bukan hanya sekadar pembaruan visual, tetapi menjadi penanda tegas atas transformasi strategis perusahaan menuju pemimpin teknologi global di sektor Business-to-Business (B2B).
Logo baru Nokia tampil sangat berbeda dari desain ikonik yang selama ini lekat dengan warna biru. Kini, logo tersebut menggunakan tipografi yang lebih ramping dan terpisah, memberikan kesan modern dan fleksibel. Warna latarnya pun tidak lagi terpatok pada biru, melainkan dapat berubah sesuai konteks penggunaan, mencerminkan fokus Nokia pada infrastruktur digital yang adaptif.
CEO Nokia, Pekka Lundmark, menegaskan bahwa perubahan ini adalah representasi dari arah baru perusahaan.
"Kami ingin memperkenalkan merek kami yang kini juga fokus ke jaringan dan digitalisasi industri. Ini akan sangat berbeda dari saat dulu kami hanya menciptakan ponsel," ujar Lundmark.
Nokia kini secara agresif memposisikan diri sebagai pemain kunci dalam ekosistem konektivitas masa depan, dengan fokus utama pada jaringan 5G/6G dengan penyediaan infrastruktur telekomunikasi canggih.
Infrastruktur Digital & Cloud, agar menjadi solusi perusahaan dalam mengelola data dan layanan digital serta pengembangan teknologi untuk otomatisasi pabrik (Pabrik 4.0), smart cities, dan sektor industri lainnya.
Dengan strategi ini, Nokia Corporation secara fundamental beralih dari perusahaan berorientasi konsumen (B2C) menjadi perusahaan teknologi yang melayani bisnis besar. Hal ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk mendorong pertumbuhan agresif di luar bisnis peralatan telekomunikasi tradisional.
Lalu, bagaimana nasib ponsel dengan merek Nokia yang masih dijual di pasaran? Penting untuk dicatat bahwa unit bisnis ponsel "Nokia" saat ini dioperasikan oleh HMD Global. Sejak tahun 2016, HMD Global memegang lisensi eksklusif dari Nokia Corporation untuk merancang, memproduksi, dan menjual smartphone serta feature phone dengan merek Nokia.
Oleh karena itu, transformasi logo dan fokus bisnis yang diumumkan di MWC 2023 secara langsung hanya berlaku pada Nokia Corporation (perusahaan induk di Finlandia) yang kini berkonsentrasi pada layanan dan teknologi B2B, sementara ponsel "Nokia" akan terus hadir di pasar di bawah bendera HMD Global.
Perubahan ini menandai kebangkitan kembali Nokia, yang bertekad untuk bertransformasi dari raksasa ponsel masa lalu menjadi penggerak utama dalam konektivitas digital dan revolusi industri global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....