Apa Itu Supermoon, Berikut Jawabannya
- 17 Okt 2025 20:53 WIB
- Wamena
KBRN, Jayawijaya: Supermoon adalah istilah populer yang digunakan untuk menggambarkan fenomena di mana Bulan Purnama (atau Bulan Baru) terjadi saat Bulan berada pada posisi paling dekat dengan Bumi dalam orbit elipsnya. Fenomena ini secara ilmiah disebut Purnama Perigee (Perigean Full Moon).
Bagaimana supermoon terjadi?
Bulan mengorbit Bumi dalam jalur berbentuk elips (oval), bukan lingkaran sempurna. Hal ini menyebabkan jarak antara Bulan dan Bumi terus berubah.
Titik terdekat Bulan dengan Bumi dalam orbitnya disebut Perigee (jarak rata-rata sekitar 363.300 km).
Titik terjauh Bulan dari Bumi disebut Apogee (jarak rata-rata sekitar 405.500 km).
Supermoon terjadi ketika fase Bulan Purnama (ketika Matahari, Bumi, dan Bulan sejajar, dan Bulan terlihat bulat penuh) bertepatan dengan posisi Perigee atau sangat dekat dengannya.
Saat Supermoon terjadi, Bulan akan terlihat:
Bulan terlihat sekitar 7 % hingga 14% lebih besar dari Bulan Purnama biasa, dan sekitar 12 % lebih besar dibandingkan saat berada di posisi Apogee. Bulan tampak hingga 30 lebih terang dari Bulan Purnama biasa.
Meskipun terlihat dramatis, Supermoon tidak menimbulkan ancaman bencana alam yang signifikan.
Tarikan gravitasi Bulan menjadi sedikit lebih kuat karena jaraknya yang lebih dekat. Hal ini menyebabkan fenomena pasang naik dan pasang surut air laut yang sedikit lebih ekstrem dari biasanya. Fenomena ini dapat meningkatkan potensi banjir rob di wilayah pesisir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....