Pemkab Jayawijaya Terima 56 Lulusan Diploma III Keperawatan

  • 14 Okt 2025 09:41 WIB
  •  Wamena

KBRN, Wamena : Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya Ronny Elopere, atas nama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jayapura yang telah membuka program Diploma III Keperawatan di Kabupaten Jayawijaya. Program ini telah berhasil mendidik dan membina anak-anak Jayawijaya, dengan 56 orang yang baru lulus. "Yang baru lulus sebanyak 56 orang. Sehingga mereka ini akan kita gunakan sesuai kebutuhan kedepan," kata pejabat terkait.

Dikatakan, Pemerintah daerah telah membiayai studi Diploma III Keperawatan bagi para lulusan tersebut, baik di Wamena maupun di Poltekes Jayapura. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Jayawijaya. Namun, selama ini banyak lulusan yang memilih untuk mencari pekerjaan di kabupaten lain setelah lulus.

Pemerintah daerah berharap agar para lulusan yang telah dibiayai oleh pemerintah daerah dapat tetap bertahan di Kabupaten Jayawijaya untuk melayani masyarakat. "Kami minta para lulusan yang dibiayai oleh pemerintah daerah Jayawijaya tetap bertahan di Kabupaten Jayawijaya untuk melayani masyarakat," kata Wakil bupati Ronny Elopere.

Dengan demikian, pemerintah daerah berharap bahwa investasi yang telah dilakukan dalam pendidikan keperawatan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Jayawijaya. Para lulusan diharapkan dapat menjadi tenaga kesehatan yang profesional dan berdedikasi dalam melayani masyarakat di Kabupaten Jayawijaya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Poltekes Jayapura, Budi Kristanto, menyatakan bahwa lulusan Diploma III Keperawatan yang baru saja diwisuda telah siap untuk mengabdi di Papua Pegunungan. Menurutnya, para lulusan tersebut telah memiliki kompetensi, keterampilan, dan pengetahuan yang cukup untuk melaksanakan pelayanan kesehatan di Kabupaten Jayawijaya dan Papua Pegunungan.

"Mereka sudah siap. Kita tinggal sekarang adalah pemda menggunakan jasa atau mendayagunakan para wisudawan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di setiap pelosok Jayawijaya bahkan Papua Pegunungan," kata Budi Kristanto.

Budi Kristanto juga berharap bahwa para lulusan dapat menjadi tenaga kesehatan yang inovatif, produktif, dan memiliki empati serta rasa untuk melayani masyarakat. "Harapan untuk para wisudawan, mereka harus inovatif, produktif, punya empati dan rasa untuk melayani, sehingga dapat melayani masyarakat dengan hati," ujarnya.

Dengan demikian, diharapkan bahwa kehadiran tenaga kesehatan yang baru ini dapat diterima oleh masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Pegunungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....