Bunga Mekar di Luar Angkasa untuk Pertama Kalinya
- 11 Okt 2025 03:54 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena: Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), Eksplorasi luar angkasa baru saja mencatat sejarah botani yang monumental. Astronot NASA dan Komandan Ekspedisi 46, Scott Kelly, berhasil menumbuhkan dan membuat bunga Zinnia hybrida mekar penuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 16 Januari 2016. Pencapaian ini menandai pertama kalinya bunga mekar di luar angkasa tanpa menggunakan tanah.
Bunga Zinnia yang tampak cerah berwarna jingga ini ditanam sebagai bagian dari proyek Veggie NASA, sebuah sistem pertumbuhan tanaman berbiaya rendah yang memanfaatkan media tumbuh lembap khusus dikenal sebagai "bantal akar" dan pencahayaan LED dalam kondisi mikrogravitasi.
Sebelum keberhasilan ini, proyek Veggie telah berhasil menumbuhkan selada merah romaine yang bahkan sempat dikonsumsi oleh kru. Namun, Zinnia dipilih karena tingkat kesulitannya yang lebih tinggi, menjadikannya uji coba penting untuk tanaman yang lebih kompleks dan berjangka waktu tumbuh lebih lama.

Bunga pertama yang berhasil melar diluar angkasa pada tahun 2016 (Foto: www.nasa.gov)
Jalur menuju mekar Zinnia tidaklah mulus. Kelly melaporkan bahwa tanaman sempat terkendala masalah serius, termasuk kelembapan berlebih dan serangan jamur pada daun. Dalam sebuah keputusan penting, tim di Bumi memberikan Kelly otonomi untuk mengambil alih perawatan tanaman, yang ia juluki sebagai "hortikultura antariksa presisi tinggi."
Alih-alih mengikuti jadwal kaku, Kelly memutuskan untuk menyiram tanaman berdasarkan pengamatannya, meniru cara berkebun di Bumi. Pendekatan "tukang kebun otonom" ini berhasil menyelamatkan Zinnia yang tersisa. Pada akhirnya, sekuntum bunga mekar, dan Kelly membagikan momen tersebut dengan tagar #SpaceFlower, menegaskan bahwa "Ya, ada bentuk kehidupan lain di luar angkasa!"
Keberhasilan menumbuhkan bunga yang membutuhkan periode dan kondisi yang lebih spesifik ini bukan sekadar pencapaian kosmetik. Para ilmuwan NASA melihat ini sebagai langkah krusial dalam pengembangan pertanian luar angkasa berkelanjutan.
/k35puzyioier7gd.jpeg)
Bunga Zinnia yang ditanam oleh Scott Kelly di luar angkasa (Foto: NASA)
Kemampuan menumbuhkan tanaman yang lebih kompleks, seperti Zinnia, adalah prekursor untuk budidaya tanaman pangan yang lebih penting secara nutrisi, seperti tomat dan kentang. Hal ini sangat vital untuk misi luar angkasa jangka panjang manusia ke Bulan dan Mars, di mana pasokan makanan segar dan kemampuan untuk mandiri menjadi kunci kelangsungan hidup.
Selain manfaat praktis, para peneliti juga menekankan manfaat psikologis dari tanaman. Kehadiran bunga yang hidup dan berwarna cerah dapat meningkatkan moral kru di lingkungan ISS yang terbatas dan terisolasi.
Ke depan, fokus proyek Veggie akan terus berlanjut pada pengujian tanaman pangan berbuah, dengan harapan dapat menjamin ketersediaan pangan bagi misi eksplorasi antariksa di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....