Kecenderungan Kecanduan Media Sosial pada Remaja

  • 09 Apr 2025 17:51 WIB
  •  Wamena

KBRN, Wamena, Di era modern sekarang yakni Era Society 5.0 , hubungan antara sosial dan teknologi mengalami perkembangan begitu pesat. Salah satu perangkat teknologi yang banyak dimiliki oleh masyarakat adalah Handphone. Banyaknya pengguna perangkat handphone di kalangan masyarakat yang menjadikan alat perangkat tersebut menjadi hal yang penting serta mengikuti perkembangnya zaman. Pengguna handphone-pun tidak hanya dimiliki oleh orang dewasa, namun juga dimiliki oleh para remaja, lansia, bahkan anak kecil-pun sudah memiliki alat perangkat komunikasi tersebut. Di era sekarang handphone akan dianggap barang yang mati jika tidak mempunyai internet. Internet dan Handphone-pun mempunyai kontribusi yang kuat bagi penggunanya, karena jika tidak ada salah satu dari dua hal tersebut maka tidak akan ada dunia maya atau yang bisa kita sebut Sosial Media. Sosial Media merupakan platform yang dirancang untuk memfasilitasi interaksi, berbagi konten, dan keterlibatan sosial antara pengguna yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan akan koneksi sosial, ekspresi diri, dan pengaruh teman sebaya. Generasi sekarang menggunakan platform ini untuk menjaga keterhubungan dengan teman-teman, membagikan pengalaman, dan memperkuat ikatan sosial. Sosial media juga mewadahi pengguna untuk ekspresi identitas, kreativitas, dan pencarian dukungan emosional. Pengguna memanfaatkannya sebagai sumber pembelajaran informal, terlibat dalam tren budaya populer, dan mengembangkan keterampilan sosial dan digital. Namun sosial media tidak hanya mempunyai manfaatnya saja, sosial media mempunyai berbagai masalah bagi pengguna.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwasanya anak remaja-lah yang memiliki rasa kecanduan mereka terhadap media sosial. Fenomena sosial penggunaan media yang maladatif yang ditandai dengan tanda-tanda kecanduan atau gangguan pengaturan diri disebut dengan istilah-istilah seperti kecanduan media sosial, penggunaan media sosial yang bermasalah, dan penggunaan media sosial yang komplusif secara bergantian

Terkait masalah kecenderungan kecanduan media sosial pada remaja, harus di atasi. Karena berpengaruh kepada aspek sosial dan aspek kesehatan. Aspek sosial yang merujuk kepada kondisi sosial dan budaya yang ada dalam suatu masyarakat memainkan peran penting dalam membentuk nilai-nilai, norma, dan perilaku yang diterima dalam konteks tersebut. Kecenderungan kecanduan media sosial pada remaja yang berpengaruh kepada aspek sosial ialah Perubahan Pola Interaksi Sosial yang dimana media sosial bisa berkontribusi terhadap keberhasilan atau kegagalan dalam menjaga hubungan sosial yang sehat atau positif maupun sebaliknya. Jika perubahan pola interkasi sosial memburuk maka munculah ketegangan hubungan sosial antarindividu maupun kelompok yang dapat menimbukan konflik sosial atau ketidaksepehaman sehingga merugikan iklim sosial dan harmonis. Berdampak juga terhadap pendidikan dan produktivitas yakni perubahan yang buruk dapat mempengaruhi partisipasi dan kinerja dalam pendidikan dan pekerjaan. Penurunan kualitas hidup seseorang yang secara keseluruhan perubahan pola interaksi sosial yang buruk dapat berkontribusi pada penurunan kualitas hidup masyarakat. Masyrakat yang mengalami perubahan buruk dalam interaksi sosialnya mungkin mengalami ketidakharmonisan, terputusnya solidaritas sosial, dan penurununan kesejahteraan bersama. Dan penting bagi kita untuk mencari solusi yang konstruktif dan proaktif untuk mengatasi perubahan pola interaksi sosial yang buruk agar meminimalkan dampak negatifnya pada individu dan masyarakat yang menggunakan sosial media tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....