Ilmuwan Bangkitkan Serigala Buas 'Dire Wolf' yang Punah 10.000-13.000 Tahun Lalu
- 09 Apr 2025 07:47 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena; Serigala buas muncul di dunia ini 2,6 juta tahun yang lalu. Hewan yang oleh para ilmuwan diistilahkan sebagai dire wolf ini kemudian punah sekitar 10.000 hingga 13.000 tahun yang lalu.
Sekarang si serigala buas kembali. Para ilmuwan Colossal Biosciences, sebuah perusahaan bioteknologi yang berpusat di Dallas-lah yang membawanya kembali.
Pada 8 April 2025, Colossal mengumumkan telah menggunakan kloning dan penyuntingan gen berdasarkan dua sampel kuno DNA serigala ganas untuk melahirkan tiga anak. Mereka adalah jantan berusia enam bulan bernama Romulus dan Remus dan betina berusia dua bulan bernama Khaleesi.
"Tim kami mengambil DNA dari gigi berusia 13.000 tahun dan tengkorak berusia 72.000 tahun dan membuat anak anjing serigala yang sehat," kata CEO Colossal Ben Lamm dalam sebuah pernyataan yang menyertai pengumuman kelahiran tersebut, dikutip dari Time.
"Dulu dikatakan, 'teknologi yang cukup maju tidak dapat dibedakan dari keajaiban.' Hari ini, tim kami dapat mengungkap sebagian keajaiban yang sedang mereka kerjakan," lanjutnya.
Kloning tradisional merupakan jenis kloning yang terkenal menghasilkan domba Dolly pada 1996. Sejak itu metode tersebut telah digunakan untuk membuat klon babi, kucing, rusa, kuda, tikus, kambing, serigala abu-abu, anjing, dan lainnya.
Proses tersebut dinilai relatif mudah, meskipun invasif. Pertama, satu sel diambil dari sampel jaringan hewan yang akan dikloning. Inti sel tersebut kemudian diekstraksi dan dimasukkan ke dalam sel telur donor dari spesies yang sama yang inti selnya telah dihilangkan.
Sel telur yang membawa materi genetik baru tersebut dibiarkan berkembang menjadi embrio dan kemudian dipindahkan ke rahim ibu pengganti, yang akhirnya melahirkan duplikat persis hewan yang diambil sel donornya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....