Pemprov Papua Pegunungan Serahkan Bantuan Studi Akhir Senilai 20 Milard Lebih

  • 07 Sep 2026 10:42 WIB
  •  Wamena
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memberikan bantuan studi akhir dan studi langka kepada 1.622 mahasiswa dari berbagai kota studi di Indonesia maupun mahasiswa luar negeri.
  • Total dana bantuan yang diserahkan senilai Rp 20.007.500.000 (dua puluh miliar tujuh juta lima ratus ribu rupiah).
  • Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Papua Pegunungan John Tabo pada apel pagi Senin, 7 September 2026 di halaman Kantor Gubernur Gedung Otonom Wamena.

RRI.CO.ID, Wamena – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan memberikan bantuan studi akhir dan studi langka kepada 1.622 mahasiswa dari berbagai kota studi di Indonesia maupun mahasiswa luar negeri.

Total dana bantuan yang diserahkan senilai Rp 20.007.500.000. (dua puluh milyar tujuh juta lima ratus ribu rupiah). Simbolis penyerahan dilakukan oleh Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo pada apel pagi Senin (07/09/26) di halaman Kantor Gubernur - Gedung Otonom Wamena.

“Ini semuanya berawal dari dana Otonomi Khusus (Otsus Papua) diperuntukan putra putri Papua yang menuntut ilmu. Pendidikan khusus ini dialokasi di bagian biro pemerintahan dan Kesra. Tahun lalu pun kami serahkan lewat dinas pendidikan kepada 800 mahasiswa” Kata Gubernur John Tabo dalam sesi wawancara.

Gubernur John Tabo saat menyampaikan arahan kepada mahasiswa sebelum penyerahan dana bantuan (RRI/Ronny)

John Tabo menyatakan, meski di tengah efisiensi anggaran, pihaknya tetap memiliki komitmen yang kuat untuk membangun SDM Papua Pegunungan, sebab pembangunan SDM OAP merupakan bagian dari Lex specialis daripada UU Otsus Papua.

“Maka kami tetap ini menjadi prioritas utama karena negeri ini hanya akan dibbangun dengan sumber daya manusia yang handal, oleh karena itu hari ini kita sudah bisa menyerahkan sebanyak 20 miliar itu kepada mahasiswa. Dan selanjutnya tahun mendatang kami akan mendata terus” Ujarnya.

Kepada mahasiswa penerima manfaat, Gubernur berharap agar agar para mahasiswa benar-benar menekuni ilmunya dengan baik dan pulang dengan kualitas SDM yang mumpuni untuk bersama-sama membangun Papua Pegunungan dan tanah Papua umumnya.

“Jadi kita harap supaya adik – adik kita yang kita sekolahkan ini membentuk karakter mereka dari awal supaya mereka keluar, dapat ilmu datang. Penekanannya supaya mereka belajar sungguh – sungguh, kami akan kontrol lewat dinas terkait” Harap Gubernur Tabo.

Plt. Kabiro Tata Pemerintahan (Tapem) Papua Pegunungan, Adi Wetipo mengatakan, pihaknya berharap dengan adanya bantuan tersebut, para mahasiswa yang memiliki tunggakan studi akhir maupun pembiayaan yang belum tuntas dapat seherag diselesaikan melalui bantuan tersebut.

“Totalnya ada 1.622 mahasiswa yang tahun ini pemprov Papua Pegunungan bantu dan secara simbolis sudah serahkan tadi dan selanjutnya nanti dari bank akan langsung transfer ke rekening mahasiswa. Kita harap ini bisa bantu yang mungkin ada tunggakan” Ujarnya.

Foto bersama usai simbolis penyerahan bantuan studi akhir (RRI/Ronny)

Sementara itu, Mahasiswa studi akhir S2 teknik sipil, Unas Ginia Tabuni menyampaikan apresiai kepada Pemprov Papua Pegunungan dalam hal ini Gubernur John Tabo dan Wakilnya Ones Pahabol yang memiliki komitmen untuk membangun SDM OAP Papua Pegunungan. Komitmen itu diwujudkan dengan bantuan studi akhir tersebut.

“Terimakasih, lebih khusus bapak Gubernur dan wakil karena kami tahu bahwa daerah ini kita tidak punya PAD, dan efisiensi, dana sangat minim tapi kami bisa diperhatikan untuk SDM Papua Pegunungan itu yang kami menyampaikan terima kasih banyak bapak Gubernur”. ucap Tabuni.

Adapun jumlah bantuan yang diserahkan bervariasi sesuai jenjang studi maupun studi langka yakni, mahasiswa D III dengan besaran bantuan Rp 8 juta per orang, S1 Rp 10 juta per orang, S2 Magister 20 juta, S3 doktor Rp 25 juta, mahasiswa luar negeri Rp 25 juta per orang, kedokteran 30 juta dan Lisensi 30 juta (*).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....