Bupati dan Wakil Tinjau Kantor KPA Jayawijaya, Penanggulangan AIDS Prioritas

  • 13 Jul 2026 20:07 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena – Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, Athenius Murip dan Ronny Elopere meninjau kantor Komisi Penanggulangan Aids (KPA Kabupaten Jayawijaya di Jalan Pikhe Wamena, Senin (13/07/2026,) sore. Dalam kunjungan itu Bupati serahkan dana hibah PMT ke 18 Puskesmas dan Pokja.

Bupati Athenius Murib mengatakan, kunjungan itu dilakukan untuk menghidupkan kembali aktivitas kantor KPU yang telah vakum beberapa waktu lalu dan mendorong berbagai kegiatan penanggulangan HIV/AIDS di Jayawijaya melalui kepengurusan KPA baru yang diketuai Tonius Wenda.

“Tahun ini kami pemerintah mengatur kepengurusan baru dibawa kepemimpinan saudara Tonius Wenda dan kawan – kawan, melibatkan semua LSM, dinas kesehatan, perawat, susteran (biarawati) yang punya kepedulian terhadap masa depan generasi Jayawijaya” Ujarnya.

Dikatakan, melalui kepengurusan baru tersebut mulai menata kembali kegiatan penanggulangan HIV/AIDS di Jayawijaya sejak 3 bulan lalu. Penanggulangan AIDS harus prioritas. Bupati juga mengakui Pemda belum melakukan banyak hal tentang penanggulangan AIDS, namun akan tetap memberikan support.

“Dengan segala keterbatasan yang ada kami mensupport gerakan ini dan teman – teman yang ada di lapangan terus memberikan harapan hidup melalui melalui pengobatan ataupun edukasi, bagaimana pembinaan ataupun konsumsi obat yang membuat mereka (ODHA) bertahan hidup” Katanya.

Selanjutnya kata Bupati, ketua KPA dan pengurus akan segerah bergerak di lapangan untuk melakukan pendataan maupun upaya penanggulangan Aids di Jayawijaya. “Kita ingin data yang benar, kalau memang di Jayawijaya ini banyak sekali ribuan, tidak papa, kita tidak malu – malu umumkan bahwa ini kenyataan yang harus serius kita tanggulangi” Ujar Bupati Ketua Umum KPA.

Ketua harian KPA Jayawijaya, Tonius Wenda mengatakan, sejak dirinya ditunjuk ketua harian pada april lalu, selama dua bulan ia bersama tim berupaya maksimal dalam membenahi kantor hingga upaya pendataan kasus HIV maupun kasus Lost To Follow Up (LFU).

“Satu bulan habis dan sisa satu bulan, Tuhan tolong buat keajaiban, bapak – bapak bisa melihat hari ini kantor ini sudah berubah, itu semua karena Tuhan dan kami bisa jangkau PKM yang begitu jauh sampai di Wolo semua data pasien kami dapat konkrit. Hari ini kedepan Jayawijaya akan seperti apa itu yang kita akan kejar” Kata Wenda.

Ia berharap, kedepan Pemda Jayawijaya serius dalam penanganan kasus HIV/AIDS, sebab di lapangan banyak temuan masalah data ODHA maupun LFU. Katanya satu masalah yang sulit dipecahkan adalah pemetaan pasien dari beberapa Kabupaten yang menumpuk di Jayawijaya.

“Dan itu kami berharap kepada Dinas nanti ada kerja sama dengan kami untuk memetakan pasien dari kabupaten lain supaya kami punya koordinasi dengan kabupaten tersebut untuk bertanggungjawab kepada warganya” Harap Tonius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....