ASN Yahukimo Diminta untuk Patuh pada Aturan Bupati

  • 25 Mei 2026 10:59 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena – Pimpinan OPD dan ASN di Kabupaten Yahukimo diminta untuk patuh terhadap peraturan Bupati. Penegasan itu disampaikan Sekda Yahukimo, Redison Manurung, S.Pd., M.Si., saat pimpin apel pagi pada kamis pekan lalu di Dekai Yahukimo.

Mengawali arahannya, Redison menginformasikan bahwa pemerintah daerah akan segera menerima hasil opini laporan keuangan. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras bersama, bukan individu.

“Hari Senin kita akan menerima opini keuangan. Tentu ini bukan kerja satu orang, tetapi ini kerja tim. Terima kasih kepada Bapak/Ibu pimpinan OPD yang selalu setia mendorong dan memfasilitasi para pejabat pengelola keuangan,” ujar Sekda.

Meski demikian, Ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak berpuas diri karena dipastikan akan ada catatan-catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang harus segera ditindaklanjuti dan dipenuhi bersama.

Ia juga menyoroti tingkat kehadiran dan kinerja ASN yang dinilai mengalami penurunan, Sekda mengaku kerap mendapatkan pertanyaan langsung dari Bupati terkait kondisi tersebut. Menanggapi hal ini, ia menginstruksikan Inspektorat Kabupaten Yahukimo untuk segera melakukan tindakan tegas berupa audit kepatuhan.

“Saya minta Inspektorat segera lakukan audit kepatuhan terkait Peraturan Bupati Nomor 4. Ini adalah perintah pimpinan. Saya mau lihat sekretariat daerah, BPKAD, Inspektorat, Bappeda, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan. Ini lembaga-lembaga besar, saya mau lihat apakah peraturan bupati itu diterapkan atau tidak,” tegasnya.

Sekda menambahkan bahwa hasil audit ini akan berdampak pada pemberian sanksi atau penyesuaian hak pegawai, termasuk pemotongan insentif bagi ASN yang terbukti malas atau mangkir kerja tanpa alasan dinas (duty call).

Disi lain, memasuki akhir paruh pertama tahun anggaran (menjelang bulan Juni), Sekda menyayangkan masih lambatnya realisasi action plan dari para pejabat pengelola anggaran di masing-masing OPD. Ia meminta agar alasan faktor keamanan tidak melulu dijadikan pembenaran untuk menunda pekerjaan.

“Ini sudah mau bulan Juni, artinya sebentar lagi semester satu dan triwulan dua. Insentif sudah mulai diajukan. Oleh karena itu, pejabat pengelola anggaran agar segera melakukan mekanisme yang sudah diatur, termasuk proses lelang. Jangan selalu beralasan keamanan lalu

Redison juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh elemen masyarakat, TNI-Polri, tokoh agama, serta organisasi kepemudaan seperti KNPI dan GAMKI yang terus berkolaborasi menjaga stabilitas di Yahukimo.

Selaku sekretaris daerah, Redison menyampaikan terimakasih kepada tim gabungan yang telah bergerak cepat memberikan bantuan dan penanganan bagi warga Yahukimo yang terdampak situasi di distrik-distrik sekitar maupun yang berada di Wamena.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....