Bupati Tolikara Tegaskan pentingnya peningkatan disiplin dan kehadiran ASN

  • 25 Feb 2026 10:21 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena - Apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Tolikara dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Tolikara pada Senin (23/02/2026). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos di Halaman Kantor Bupati Tolikara.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya peningkatan disiplin dan kehadiran ASN di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menekankan bahwa kehadiran di kantor tidak boleh sebatas mengisi daftar absen, tetapi harus disertai dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang telah dipercayakan.

Bupati juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang belakangan ini melanda Kabupaten Tolikara, termasuk musibah kebakaran dan tanah longsor yang mengakibatkan putusnya sejumlah ruas jalan serta kerusakan pemukiman dan kebun warga. Menurutnya, situasi tersebut membutuhkan dukungan semua pihak, khususnya ASN.

Ia menjelaskan bahwa dukungan tidak selalu berupa bantuan materi atau uang, tetapi dapat dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi aktif dengan dinas terkait melalui kepala OPD masing-masing. Hal ini penting agar pemerintah dapat segera mengambil langkah darurat, termasuk penanganan kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak, mengingat banyak warga menggantungkan hidup pada hasil kebun mereka.

Distribusi sembako, terutama sembilan bahan pokok, sangat penting bagi masyarakat yang terdampak. Karena itu ASN harus proaktif berkoordinasi agar penanganan bisa segera dilakukan. tegasnya.

Bupati juga meminta dinas terkait untuk selalu siaga di Posko Induk yang berada di Distrik Karubaga sebagai ibu kota kabupaten.

Selain itu, ia menegaskan agar seluruh OPD menuntaskan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tepat waktu pada tahun berjalan. Ia mengingatkan agar tidak terulang kembali keterlambatan seperti tahun sebelumnya, di mana pembahasan APBD Perubahan masih berlanjut hingga tahun berikutnya. Menurutnya, hal tersebut terjadi karena kurangnya komunikasi dan rendahnya tingkat kehadiran ASN di kantor.

“ASN di Kabupaten Tolikara cukup banyak, tetapi yang aktif masuk kantor masih terbatas. Ini berdampak pada kinerja yang lambat. Ke depan hal seperti ini tidak boleh terulang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung kondisi Kota Karubaga sebagai ibu kota kabupaten yang beberapa waktu lalu dilanda kebakaran. Ia menegaskan perlunya pembenahan dan penataan kembali wajah ibu kota.

Karubaga, yang dikenal sebagai “Kota Injil” atau Jantung Papua, memiliki sejarah panjang sebagai pusat pelayanan misi dan kesehatan. Dahulu, Karubaga menjadi lokasi konferensi gereja dari berbagai denominasi, serta memiliki rumah-rumah misi dan rumah sakit rujukan yang menjadi kebanggaan masyarakat. Karena itu, menurutnya, wajah Karubaga harus dikembalikan seperti semula, bahkan lebih baik.

Pemerintah daerah berencana menata kembali kawasan terdampak kebakaran dengan konsep yang lebih tertib. Setiap rumah yang dibangun kembali nantinya diwajibkan memiliki halaman dan taman, serta tidak dibangun terlalu berdekatan guna mencegah risiko kebakaran meluas seperti yang terjadi sebelumnya.

Ia meminta masyarakat yang memiliki hak ulayat di kawasan tersebut untuk bersabar dan mendukung kebijakan pemerintah daerah. ASN juga diharapkan berperan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bersama-sama mendukung program penataan ulang ibu kota.

Bupati turut mengingatkan bahwa saat ini APBD sedang mengalami efisiensi anggaran, sehingga dibutuhkan kesabaran dan pengertian dari semua pihak.

Di akhir arahannya, Bupati mengimbau masyarakat yang terdampak longsor agar segera melapor ke dinas terkait atau Posko Induk di Distrik Karubaga untuk mendapatkan bantuan, baik berupa sembako maupun bantuan lainnya. Ia juga mengajak ASN untuk peka terhadap kondisi warga di lingkungan masing-masing, termasuk membantu mengomunikasikan kebutuhan warga yang sakit, kurang mampu, atau membutuhkan perhatian khusus kepada instansi terkait.

“Kehadiran ASN harus memberi dampak nyata bagi masyarakat. Di mana pun kita berada, kita harus peduli dan menjadi bagian dari solusi,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita