Bimbingan Manasik Haji, Kepala KUA Jayawijaya: Ini Hal Yang Penting

  • 25 Apr 2025 00:33 WIB
  •  Wamena

KBRN, Wamena: Kegiatan Bimbingan Manasik Haji tingkat Kantor Urusan Agama, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, yang berlangsung di Aula Sasana Amal Bhakti Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jayawijaya, dimaksudkan untuk memberikan pembekalan kepada jamaah haji akan tata cara rangkaiaan haji besar yang akan dilewati para calon jamaah haji di tanah suci nanti.

“Kita ingin membekali para jamaah tentang bagaimana tata cara tawaf, sahi, wukuf di arafah, musdalifah dan minah, yang mana rangkaian kegiatan ini menyangkut mengenai umrah sampai dengan haji besar,” ujar Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Distrik Wamena, H. Adnan Yelipele di Wamena, Kamis (24/04/2025).

Selain mendapatkan materi terkait dengan tata cara pelaksanaan haji besar, para jamaah juga diberikan materi mengenai praktek manasik dan ilmu manasik agar dapat membedakan niat umrah dan niat haji besar serta beberapa hal penting lainnya. Tak kalah penting, dalam bimbingan itu panitia juga menghadirkan tim kesehatan untuk memberikan pemahaman kepada para jamaah akan pentingnya persiapan fisik dan mental dalam menunaikan ibadah haji.

“Pembimbing haji daerah juga memberikan materinya tentang bagaimana biaya haji, dan juga bagaimana jika di Arab Saudi nanti, apa saja yang perlu mereka siapkan serta tentang bagaimana pembentukan kloter,” jelasnya.

Lanjut Adnan Yelipele, selama kegiatan manasik haji para jamaah telah melewati 10 kali bimbingan, dimana 8 diantaranya diselenggarakan oleh KUA Dsitrik Wamena dan 2 lainnya merupakan bimbingan manasik haji tingkat Kabupaten.

“Sebenarnya 10 ini juga belum cukup karena masih perlu pemantapan penghapalan doa - doa kemudian bagaimana melempar jumroh, tawaf, sahi karena rangkaian ini perlu doa - doa yang harus di hafal tapi pada intinya dalam fikih itu sebenarnya di beri kemudahan,” tuturnya.

Dalam pemberangkatan ke tanah suci, Pantia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Jayawijaya, akan memberangkatkan 48 jamaah yang terdiri 44 jamaah jadi sedangkan 4 lainnya merupakan kuota cadangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....